Love Sweet

Love Sweet

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Disebuah ruangan terdapat dua orang yang duduk berseblahan dengan jarak satu meter, suasana begitu canggung dan tidak ada obrolan sama sekali. Pria berusia 30 tahun yang mengenakan setelan jas berwarna cream, dengan gaya rambut two block slick back, alis tebal dan memiliki hidung mancung, rahang yang tegas dan terlihat proposional, dan jika diperhatikan pria itu memiliki badan yang kekar dan tegak, bisa diakui pria ini sangat tampan. Sedangkan wanita cantik yang duduk disebelahnya juga memiliki usia yang sama dengan pria tersebut, wanita ini menggunakan dress putih dengan motif bunga sepanjang lutut sehinnga memperlihatkan betis yang begitu putih dan mulus. Wanita ini memiliki rambut yang pendek sebahu, memiliki postur wajah yang kecil seperti tubuhnya, bibir kecil, hidung yang mancung, dan mata cantik. Keduamya tidak bisa kita sebut sebagai pasangan karena mereka terlihat sangat asing. AUTHOR "Bagaimana kalau kita mulai sekarang?", tanya author kepada mereka berdua, kemudian mereka mengangguk mengiakan setelah sekilas saling bertatapan, yang artinya mereka setuju untuk menceritakan kisah mereka berdua. Ending dari cerita ini tergantung mood author dan mood pembaca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Semu [Completed]
  • LOVE in SILENCE
  • DEVIAN [END]
  • syzygy: Garis Bintang
  • Dia Arsen (END)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines