BRONDONG MANISKU

BRONDONG MANISKU

  • WpView
    LETTURE 779
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, feb 28, 2025
TERINSPIRASI DARI KISAH NYATA Nadia, seorang ibu berusia 38 tahun, telah memiliki segalanya. Seorang suami yang setia, baik hati, kaya raya dan pengusaha sukses. Dua orang putri cantik dan pintar yang menginjak usia remaja. Namun ia merasa sepi di tengah kemewahan dan kesempurnaan hidupnya. Suatu ketika, Adrian datang dan mengubah hidupnya. Ia merasa hidupnya semakin berwarna dengan kehadiran pemuda berusia 10 tahun lebih muda darinya. Apakah yang akan terjadi? Apakah ia akan meninggalkan kemewahan dan keluarganya demi seorang Adrian yang manis, menyenangkan, namun menyimpan rahasia di balik itu?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • ANDARE
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • NANDA
  • My Security Blanket
  • Girl's
  • BEKU ✔️
  • [1] Miracle Pill Maker Bullies the Boss
  • Brondong Tengil! [End]

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti