Binar Binal

Binar Binal

  • WpView
    Reads 59,556
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 21, 2025
KRIIINGG..! Fantasi ku buyar! HP ku berdering kencang entah dari arah mana. Dengan gelagapan ku cari cari dimana handphone ku berada, hingga kususup tangan ku ke bawah bantal ku, kusingkap asal bunyinya, dan segera kutekan tombol angkat setelah kulihat nama Ayu tertera di layar LCD, dan suara centil pun terdengar dari seberang. "Jo! Kamu resmi jadi pacarku ya! " Aku merespon seruan Ayu dengan tawa kecil. "Iya, resmi deh..". jawabku. Sorak sorai kemudian terdengar, lalu disusul dengan nada tutup. Meninggalkan aku yang tersenyum senyum sendiri, di dalam kamar yang bak kapal pecah, saksi awal dimulainya petualangan ku dengannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔
  • Cinta Rahasia [Kampus 1v1]
  • PRASANGKA (Sudah Dibukukan)
  • BINAL (TAMAT)
  • Ketika Aku Hamil

Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines