Mau Sampai Kapan, Tetap Kamu

Mau Sampai Kapan, Tetap Kamu

  • WpView
    Reads 41,935
  • WpVote
    Votes 3,997
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Mencintai seseorang terkadang tidak perlu balasan, walau terdengar naif tapi semuanya selalu akan tetap berpusat ke satu orang yang membuat jatuh hati. Munafik jika bilang tidak ingin memiliki, bohong jika bilang semua baik-baik saja, tapi waktu yang akan menjawab apapun itu. "Kamu suka aku atau gimana si, ga ada teman yang mau sebaik ini kalau cuman "Teman" doang" Love. "Aku suka kamu akan mengubah status kita emang ?" Milk. Tulisan pertama, maklumin masih pemula ehe. Enjoy
All Rights Reserved
#547
ff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • EINSTEIN [END]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Sweetly Tied
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Last Yes!
  • Círculo del Destino
  • Oneshoot touch me ❗

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines