You, I, We

You, I, We

  • WpView
    Reads 16,013
  • WpVote
    Votes 263
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2014
WpInfo
Fiction
Romance
Kenapa perasaan itu selalu datang disaat-saat semuanya akan berakhir? Begitulah perasaan gue sekarang. ANDILAU banget. Di satu sisi gue harus ngelepasin dia, di satu sisi gue masih ingin mempertahankan dia di dalam hidup gue. Apa ini yang dinamakan takdir? Dan kalau ini yang namanya takdir, punya dendam apa takdir ama gue sampai gue harus jalanin hidup gue tanpa dia?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya Dirimu
  • Thanks for all
  • This is my destiny
  • (1) HIM ✔
  • Seraphine
  • Sempat Punah
  • Half Of Me; Season 1 [KookU♥️] ✓
  • Cintaxel? [On Editing]
  • Dear You
  • Bintang Untuk Aira

Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines