Resonasi

Resonasi

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 25, 2025
Lazu tidak pernah percaya pada konsep "takdir" sampai dia bertemu X. Pertemuan mereka terasa biasa saja, tapi ada sesuatu yang aneh. Bukan sekadar ketertarikan, bukan juga sekadar suka. Setiap tatapan, setiap kebetulan yang mempertemukan mereka lagi dan lagi, terasa seperti déjà vu yang membingungkan. Seakan mereka pernah bertemu di kehidupan lain. Semakin Lazu mengenal X, semakin dia merasa seperti bercermin. Mereka punya banyak kesamaan, tapi juga perbedaan yang saling melengkapi. Namun, semakin dalam hubungan itu tumbuh, semakin terasa bahwa ini bukan hubungan biasa. Ada tarikan yang kuat, tetapi juga ketakutan yang tak terjelaskan. Di antara pertemuan dan perpisahan, Lazu mulai memahami satu hal tidak semua cinta harus dimiliki, dan tidak semua ikatan bisa dipaksakan. Terkadang, orang datang ke dalam hidup kita bukan untuk tinggal selamanya, tapi untuk mengajarkan sesuatu yang lebih besar. Jika memang ditakdirkan, semesta akan mempertemukan mereka lagi. Bukan sebagai dua orang yang mencari, tapi sebagai dua jiwa yang telah menemukan dirinya sendiri.
All Rights Reserved
#42
emotionaljourney
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Rest of Us
  • Sweet Enemy
  • The First, Not the Last
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • The Last Birthday With You
  • LET'S CHANGE - YONGNIE, YULICE
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)

Olimpiade Sains Nasional. Sebuah uji kompetensi seluruh siswa dan siswi Indonesia. Namun, tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, banyak kisah cinta yang terajut. Jati diri mereka terbentuk. Semua yang terlihat nyata terasa palsu. Perubahan sistem pelaksanaannya membuat mereka menemukan siapa mereka. Seiring berjalannya waktu, karantina yang hanya 2 minggu, mampu mengubah serpihan-serpihan kehidupan mereka. Di sinilah kita. Bersama mereka yang terus membangun mimpi mereka dengan tekad yang kuat. Keegoisan masa muda benar-benar terlihat nyata. Namun, apakah mereka mampu menemukan jati diri mereka? Atau malah hilang terbawa arus yang tak terbendung? Dan Mampukah mereka menggenggam erat tali pertemanan? Atau malah terkikis oleh rasa ego yang menggelora? Ini kisah mereka. Kusuguhkan khusus hanya untukmu. Credit cover by @remahan_bidadari ©copyright story by Dreamweavergirl

More details
WpActionLinkContent Guidelines