DARRIAN

DARRIAN

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 2, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Dari kecil, aku udah akrab sama dunia silat, tapi perjalanan jadi pesilat seni tunggal bukan sekadar soal gerakan keren atau piala. Ada keringat, jatuh bangun, dan momen-momen yang bikin aku hampir nyerah. Tapi justru dari situ aku belajar bukan cuma tentang silat Ini cerita aku, perjalanan aku. Dari nol sampai bisa berdiri di atas panggung, dari ragu-ragu sampai yakin. Bukan cuma soal bela diri, tapi juga tentang mental, tekad, dan gimana aku nemuin versi terbaik dari diri sendiri. Intinya sih nggak mudah untuk bisa menjadi pesilat yang hebat, tapi aku akan tetep terus berusaha bia Sekian dan Arigatou gozaimasu
All Rights Reserved
#21
pencaksilat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • Shadows of the Main Story
  • its me {LENGKAP}
  • Jangan pergi (End)
  • My Tetangga My Friend [LENGKAP]
  • Double Trouble: Kacau, Tapi Romantis

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines