Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
MUKTI
  • WpView
    LECTURES 354
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Chapitres 33
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., avr. 2, 2025
WpInfo
Histoires vraies
Kata orang, mahasiswa adalah suara perubahan. Mereka yang berdiri di garis depan, berteriak di jalanan, menuntut keadilan yang kian memudar. Mereka yang tak takut pada pentungan aparat, gas air mata, atau stigma "pemberontak" yang dilekatkan pada mereka. Namun, tidak semua orang bisa turun ke jalan. Lara adalah salah satunya. Mahasiswi matematika yang lebih akrab dengan angka-angka dibanding orasi di tengah terik. Namun, meskipun kakinya tak melangkah ke barisan demonstran, pikirannya tak bisa diam. Ada sesuatu yang harus ia suarakan. Sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Ia memilih cara lain. Dengan kata-kata, Lara menciptakan senjatanya sendiri. Puisi-puisi yang ia tulis bukan sekadar untaian kalimat indah, melainkan suara perlawanan. Kritik yang tajam, menusuk ke pusat kekuasaan yang korup. Awalnya, ia hanya ingin berbicara. Tapi kata-katanya ternyata bergema lebih jauh dari yang ia bayangkan. Akunnya, Lar24merdeka, mendadak menjadi pusat perhatian. Ada yang mendukung, tetapi lebih banyak yang membenci. Para buzzer menyerangnya, melaporkan akun-akunnya hingga terhapus. Namun, itu bukan yang paling ia takuti. Yang membuatnya ragu adalah keluarganya. Orang tuanya takut. Mereka mengingat masa lalu yang kelam, tentang para aktivis yang "dihilangkan" tanpa jejak. Mereka tak ingin Lara menjadi bagian dari sejarah yang sama. Di satu sisi, Lara ingin menjadi anak yang baik, yang tidak membuat keluarganya khawatir. Tapi di sisi lain, bagaimana mungkin ia diam ketika melihat negaranya perlahan runtuh? Kini, ia berdiri di persimpangan. Haruskah ia berhenti menulis dan menjalani hidupnya seperti mahasiswa biasa? Atau terus bersuara meskipun ia tahu risikonya semakin besar? Jawaban itu belum ia temukan. Yang ia tahu, diam bukan pilihan yang mudah.
Tous Droits Réservés
#138
politik
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • PRINCESS ELARA [END]
  • SENGSARA
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Arsyilazka
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

--- Di bawah bayang-bayang kerajaan yang megah, ada seorang putri yang tak bisa diprediksi. Namanya Elara, putri mahkota yang dikenal dengan semangatnya yang membara dan keberaniannya yang tanpa tanding. Sejak kecil, Elara sudah terbiasa dengan tantangan, berlari melewati batas yang ditentukan, dan selalu mendahului orang-orang di sekitarnya. Namun, menjadi seorang putri mahkota berarti harus lebih dari sekadar kuat dan berani. Ada banyak aturan, banyak hati yang harus dijaga, dan tentu saja-sebuah takhta yang harus dipertahankan. Elara tahu bahwa takdirnya sudah digariskan, tapi hatinya tidak bisa disesatkan oleh rencana orang lain. Namun, dibalik sosoknya yang terlihat kuat ada satu kelemahan. Dalam dunia yang penuh intrik dan permainan kekuasaan, Elara harus memilih: menjadi seorang pemimpin yang hanya dikenal karena takhtanya, atau seorang putri yang berjuang untuk menemukan cinta, keadilan, dan kebebasannya sendiri. Satu hal yang pasti, Elara tidak akan pernah mundur. Bagaikan api yang tak akan padam, semangatnya selalu membara-dan dunia akan tahu namanya. --- Acakable🗿

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu