We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Duda dan Janda, Why Not?

Duda dan Janda, Why Not?

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 4, 2025
WpInfo
Non-Fiction
"Duda dan janda, kenapa tidak?" tanya Tika menghentikan tangan Shinta yang mengocok telor, "lagian kalian sama-sama sendiri. Tak ada masalah, 'kan?" "Tapi ..." "Lagian, kamu tidak merebut pasangan orang lain, kok," Tika menepuk pundak sang kawan, "terima saja. Kalian pasangan yang cocok." "Gak segampang itu!" "Anggi Marito, kali," Tika menyahut sembari tertawa pelan, "kamu berhak bahagia." Shinta membuang napas dalam. Menatap Tika yang mengangguk kepala. "Tak ada salahnya dicoba." Wanita yang memakai apron itu, tak bisa berbicara lagi. Hanya pikiran terasa berisik. Antara menerima pinangan seorang duda. Atau tetap memilih sendiri. Seperti janjinya yang tak ingin lagi berurusan dengan kaum laki-laki. Tapi, kedua anaknya sangat setuju ia menikah dengan Riga. Haruskah Shinta melepaskan gelar janda yang telah tersemat selama delapan tahun ini. Temukan jawabannya dalam cerita, Duda dan Janda, Why Not?
All Rights Reserved
#27
ditantanginanfight
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fated to Marry You (End)
  • Cintaku Mentok di Janda Anak Satu ✓
  • Meraih Hatimu yang Hancur Karenaku (TAMAT)
  • Kabur dari Perjodohan, Malah Nyangkut di Hati Mas Duda
  • Gara-gara Cinta Belum Kelar, Rumah Tangga Jadi Buyar
  • Gus Raffi ( Mengungkap Tabir Mimpi 101 Butir Tasbih)
  • Mengejar Cinta Sang Pangeran Es (End)

Desakan menikah mulai membuat Raka jengah. Memang, sebentar lagi usianya akan mencapai kepala empat, tapi sampai saat ini ia masih tak punya seorang wanita di sisinya. Bahkan, adik bungsunya sudah menikah. Raka bukannya tidak mau menikah. Hanya saja, ia selalu disibukkan dengan pekerjaan. Sejak kematian orang tuanya, ia yang harus bertanggung jawab menjaga ketiga adiknya. Baginya, tak ada yang lebih penting dari adik-adiknya, dan perusahaan keluarganya. Ketika salah satu sahabat ayahnya menawari Raka menikah dengan putrinya, Raka langsung setuju. Terlebih, wanita yang akan dinikahinya tak tertarik dengan perusahaan. Namun, Raka tak tahu jika wanita yang menjadi istrinya itu menyembunyikan kenyataan bahwa ia ... bermasalah. Raka memilih wanita yang salah. Namun, bisakah ia melawan jika takdir yang dihadapinya? Pun ketika takdir menuliskan kata cinta, bisakah ia mengelak darinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines