Laut Juga Manusia

Laut Juga Manusia

  • WpView
    Lectures 21
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., oct. 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang seorang gadis yang bernama Bentala Laut, sama seperti arti dari namanya, yaitu badai laut. Hidupnya dipenuhi kekacauan dan badai terus terjadi tanpa henti. Hidupnya hancur, tempat pulangnya telah hilang. Rumahnya terbawa badai yang menerjang kencang. Satu-satunya orang yang dia sangat sayangi ikut pergi terbawa badai yang dia ciptakan. Dunianya semakin hancur, tak ada tempat nyaman dan aman untuk dirinya bersembunyi dari badai itu. Dalam kesedihannya, Laut tak bisa mengungkapkan perasaannya. Banyak cerita yang dia pendam. Perjuangannya untuk menyembuhkan luka tak membuahkan hasil yang pasti. Dirinya terus mencoba berlayar mencari tempat untuk bisa dijadikan rumah damai meskipun terkadang kapal kecilnya terbalik, terombang-ambing terhempas ombak besar yang menghantam tujuan dan tubuhnya. Namun, apakah Laut akan menemukan rumah damai yang ia cari? Atau apakah badai yang menerjang akan terus menghantui hidupnya?
Tous Droits Réservés
#242
kehancuran
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu