Story cover for Darrel The Devil's by patrucckk
Darrel The Devil's
  • WpView
    Reads 2,813
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 2,813
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 01, 2025
{Sequel cerita Damian}


Warning : 19+


Darrel pikir inilah akhir hidupnya setelah di tinggal oleh wanita yang ia cintai hidup Darrel seperti kosong, tidak ada tujuan hidup lagi bahkan ia berencana mengakhiri hidupnya. 

namun semua itu pupus setelah pertemuan ke-tidak sengajaan seorang gadis cantik yang menyelinap masuk ke kamarnya. disitulah hidup Darrel kembali berwarna dan hidup kembali, ia bertekad mendapatkan wanita itu bahkan biar perlu ia akan mengikat dan mengurung gadis itu hanya untuknya saja. 

"aku akan melakukan segala cara agar kamu selalu disisi ku. Diana Estelle" seringai-nya. 

namun berbanding terbalik dengan Darrel. Diana merasa itu adalah malapetaka bagi dirinya saat pertama kali bertemu dengan Darrel. 


"aku harus pergi dari hidupnya" lirihnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Darrel The Devil's to your library and receive updates
or
#101blackflag
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Toxic Relationship cover
Queen. Re-Birth from my dark life cover
Suami Kembarku (Selesai)  cover
POISONED LOVE  cover
Give Me Your Husband (End) cover
Horibble Woman (END) cover
EDELINE [END] cover
XAVIER'S| END [TERBIT] cover
JISOO (COMPLETED) cover
ELLARD OCEAN[END] cover

Toxic Relationship

12 parts Ongoing Mature

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.