LOVE DESTINY JOURNEY

LOVE DESTINY JOURNEY

  • WpView
    Reads 1,468
  • WpVote
    Votes 900
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jamima menerima berita bahwa Oliver Maximilian telah dinyatakan tiada, yang membuatnya terpuruk dan merasa kehilangan. Penuh rasa cemas, ia memutuskan untuk menyusul ke tempat terakhir Oliver. Namun, di tengah perjalanan, ia terjatuh dan kakinya terkilir. Saat itulah, seorang kakek tiba-tiba muncul dan membantunya. Kakek itu mengajaknya berteduh di toko jam miliknya. Saat Jamima berteduh di dalam toko itu, sesuatu yang luar biasa terjadi. Dengan cara yang ajaib, Jamima tiba-tiba merasa dirinya melintasi waktu, terperangkap dalam sebuah perjalanan yang tidak ia duga. ****** Aku mendongak. "Kamu beneran masih hidup?" kata yang keluar dari bibirku, seakan tak percaya melihat Oliver ada di hadapanku sekarang. Oliver menautkan alisnya mendengar ucapan aneh dari gadis ini, seakan melihat dirinya baru saja meninggal dan hidup kembali. Namun, Oliver hanya terdiam dan tidak membalas pelukan itu. "Apa maksudmu bilang diriku masih hidup? Kau menyumpahi ku mati?" jawab Oliver dengan nada sengit, menatap tajam ke mataku. . . . 🚫 DILARANG PLAGIAT DI AREA INI‼️
All Rights Reserved
#608
cegil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • Arsyilazka
  • DAVARA
  • Mischovia Wanda [COMPLETED] ✅
  • Aerilyn
  • PRETTY.DANGEROUS.SAVAGE {✓}
  • MEZOREN [Tamat]
  • Mysterious Girl
  • I'm Sorry

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines