CAHAYA BUMANTARA

CAHAYA BUMANTARA

  • WpView
    LECTURES 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 12, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Jatuh cinta untuk pertama kali terasa begitu indah bagi ANALA. Ada satu nama yang diam-diam ia kagumi, seseorang yang hampir mengisi hatinya dengan perasaan berbunga-bunga. Tapi kenyataan tidak seindah angan lelaki itu tak pernah benar-benar melihatnya. Saat hatinya mulai lelah berharap, datanglah seseorang yang lain. Lelaki yang terlihat lebih dewasa, penuh perhatian, dan selalu ada di saat Nayla butuh tempat bersandar. Seakan semesta memberinya kesempatan baru untuk mencintai dan dicintai. Namun, siapa sangka, dia hanya singgah sementara. Kehadirannya yang begitu manis ternyata tak ditakdirkan untuk selamanya. Karena ada seseorang lain yang sudah menunggunya di ujung jalan, di dunia yang lebih luas saat perkuliahan dimulai. Di antara rasa kagum yang tak terbalas dan cinta yang sekadar persinggahan, Nayla belajar bahwa perasaan bukanlah sesuatu yang bisa dipaksakan. Tapi, bisakah ia benar-benar melepaskan tanpa penyesalan?
Tous Droits Réservés
#1
cintaberliku
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖, 𝑳𝒖𝒌𝒂 𝑩𝒂𝒈𝒊𝒌𝒖✓
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Felicia> Januari With You
  • " To Love ,To Lose "
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Bukan Cinta Pertama

Seorang wanita yang mencintainya sejak lama, dengan kesabaran yang tak terbatas, dengan ketulusan yang tak berkurang meski tak pernah dihargai. Setiap harapan yang ia jaga, setiap doa yang ia bisikkan, semua hanya untuk lelaki itu. Namun pada akhirnya, cintanya tetap tak cukup. Ia kalah-bukan oleh waktu, bukan oleh keadaan, tapi oleh seseorang yang baru datang dalam hidup lelaki itu. Betapa mudahnya hatinya berpaling, betapa cepatnya semua perjuangan yang ia lakukan menjadi tak berarti. Dan kini, ia hanya bisa berdiri di kejauhan, menyaksikan orang yang paling ia cintai memilih pergi... bersama seseorang yang bahkan belum lama ia kenal. Bagaimana rasanya mencintai seseorang dengan sepenuh hati, hanya untuk menyaksikan ia memilih orang lain???

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu