Run Away (on going)

Run Away (on going)

  • WpView
    Reads 3,098
  • WpVote
    Votes 181
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2026
*mature chap akan dipisah. "Even if you run... I'll always find you." Alessa duduk di bangku paling pojok aula, tangan gemetar di atas paha. Suara gitar mulai mengalun. Semua orang berbisik kaget... Cowok dingin yang bahkan nggak pernah ngomong di kelas Varel tiba-tiba berdiri di atas panggung. Lagu pertama yang dia bawain... RUNRUNRUN. Suara seraknya pelan, dingin, seolah-olah hanya menyanyikan lagu itu untuk satu orang. Alessa. Mata gelap itu nggak pernah lepas dari dirinya. Setiap lirik yang terucap seperti belenggu tak kasat mata yang membungkus tubuh Alessa tanpa bisa melawan. "Even if you run, run, run... I'll be waiting on the other side." Alessa menunduk, berusaha mengabaikan tatapan itu. Tapi suara berat itu terus menggema di telinganya - seakan menghipnotis. Ketika lagu selesai, Varel turun dari panggung... dan langsung berjalan lurus ke arahnya. Bibir tipisnya melengkung dingin. Dia duduk di samping Alessa, membisikkan sesuatu di telinganya. Suara rendah yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua. "Aku sudah memperingatimu, Alessa... Kau bisa berlari sejauh apa pun... Tapi aku selalu menemukanmu."
All Rights Reserved
#13
taetzu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BENALUNA
  • EDELINE [END] [TELAH TERBIT]
  • MINE TO OWNED 🔞 ✅
  • MANTAN KAKA IPAR || [TAMAT]
  • My Old Love (TAMAT)
  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END
  • last hold S2 ✓
  • Excessive Obsession
  • Langit Yang Merenggut Cinta
BENALUNA

Kata semua orang kita harus bermimpi dan berangan-angan agar keinginan kita bisa nyata dengan indah. Nyatanya tak semua indah seperti yang kita harapkan, justru lebih buruk dan menyedihkan. "Benua kapan sih suka sama Aluna?". "nggak akan pernah". Jawab Benua tanpa ragu, membuat Aluna cemberut. "yaah kenapa Benua?". "ya karena gue nggak suka sama Lo Aluna, berapa kali sih gue harus jelasin ke Lo?". Benua melunakan nada bicaranya, berusaha agar Aluna bisa mengerti dengan maksudnya kalau Benua tidak suka dengan Aluna. "kok gitu sih Benua, Aluna kurang apa?". Aluna menundukan kepalanya, memainkan Sepatunya dan telapak tangannya. Benua menoleh pada Aluna yang masih setia menunduk itu. "gue nggak suka sama cewek yang ngejar-ngejar cowok, murahan". Aluna langsung mengangkat kepalanya. "Aluna nggak gitu kok Benua, Aluna kan ngejar-ngejarnya cuma sama Benua". "ya sama aja, intinya gue nggak suka sama cewek yang agresif". Dia, orang yang dingin, tak tersentuh. Ibaratkan sebuah pelangi, indah tapi tak bisa digapai. Ibaratkan sebuah Api, menawan akan kobarannya tapi menyakitkan jika didekatnya. Memandangmu adalah hobiku, mengejarmu adalah caraku. Tak peduli saat semua orang mengataiku sebagai 'Benalu'. Sakit ini bertambah, saat tak disangka bukan hanya dinginmu tapi juga hatimu yang menyakiti perasaanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines