Nusa Bintaris: Alternatif Paradoks

Nusa Bintaris: Alternatif Paradoks

  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Bahar punya masalah besar. Dia terlempar ke masa depan. Padahal, di masa itu ia seharusnya sudah renta. Atau mungkin sudah menghilang dari sejarah. Kini, Bahar dan dunianya berdiri di antara dua kenyataan: satu di mana Bahar tetap hidup, dan satu di mana ia tak pernah ada. Dibantu oleh anak-anak jenius dari Antaris dan rival mereka, Orion, Bahar mulai menggali satu persatu jawaban dari fenomena aneh yang terus menghantuinya. "Aku tidak bisa menyimpulkan apapun selain menjulukimu 'si manusia kuantum dari masa lalu'." -the leader of Antaris. ~ Sc cover: pinterest Status: on going [Cast terserah imajinasi kalian saja] [Slow update]
All Rights Reserved
#805
fiksiilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris
  • [S1] Parallel Lies
  • RavAges
  • My Beloved Senior [HaliSol]
  • Fivers Eternity [END]
  • From Tipu-Daya to Komitmen
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN
  • Zeya transmigration (On going)
  • If You ✔️
  • Heliosentris [TAMAT]

Berawal dari seorang mahasiswi yang tengah duduk di kursi belajarnya. Kacamata bertengger manis di hidungnya yang mancung, matanya fokus menelusuri baris demi baris novel yang sedang ia baca. Musik yang mengalun di earphone-nya seharusnya bisa menenangkan, tapi... "Kruk~" Suara perut kosong memecah keheningan. "laper.." Langkah kakinya terdengar pelan saat ia beranjak. Dengan santai, ia berjalan ke dapur dan membuka kulkas. Seketika, ekspresinya berubah. "ngga ada makanan?" Perut yang lapar tak bisa ditawar. Dengan buru-buru, ia meraih jaket di kursi belajarnya, lalu keluar kamar untuk menuju minimarket terdekat. Namun, di saat yang sama... Lampu merah. Ia melangkah, tidak sadar bahwa takdir sudah menunggunya di sana. Kilatan cahaya menyilaukan dari lampu truk besar yang melaju kencang, seolah tidak melihat keberadaannya. Napasnya tercekat, tubuhnya menegang. Ia ingin menghindar..tapi tubuhnya terasa berat, kaki seperti ditarik ke tanah, jari-jarinya membeku. Tidak bisa lari. Tidak bisa bergerak. Tidak bisa berbuat apa pun. Dan dalam hitungan detik- "BRUK!" "CIITT!!" "BRAK!!" Darah. (beberapa adegan di hapus karna adegan berdarah!!) Jalan yang sebelumnya bersih kini penuh dengan genangan darah. Udara yang dingin berbau besi. Hanya malam yang sunyi menjadi saksi, menyimpan rahasia kejam dari kejadian mengerikan itu. . . . "U-ugh..." Kesadaran kembali perlahan. "... di mana?" Matanya terbuka, tapi yang ia lihat bukan tubuhnya yang biasa. Wajah yang tercermin bukan wajahnya. Suara yang keluar dari mulutnya pun bukan miliknya. 'jadi cowok?' Dunia macam apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi? Mau tahu jawabannya? Langsung baca aja. Pantengin terus cerita ini sampai tamat. •TULISAN TIDAK RAPI •BAHASA CAMPUR •FAKE BLOOD •NO REAL •ASLI KARANGAN AUTHOR •AUTHOR AIRIN(⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)

More details
WpActionLinkContent Guidelines