Mengurai Kecewa

Mengurai Kecewa

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ceritanya sudah sejak lama, bahkan hingga sekarang rasanya masih tetap sama,- meski kekecewaan telah merutukku dalam diam yang nyatanya berkepanjangan. Entah apa yang membuatnya bisa bertahan meski waktu sudah silih berganti; entah ini sebagai ujian yang sudah ternarasi. Mari kita saling mengurai kecewa menjadi kata, agar tak bertumpuk-tumpuk jumlahnya. Meski entah kapan berakhir, mari kita nikmati meski menyesakkan hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • Coretan Pemikat
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • Cerita pena luka
  • Aksara Tak Bertuan
  • Me adalah Aku
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines