Story cover for Retrouvailles by Difazzahra
Retrouvailles
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 01, 2025
Mereka pernah saling mencintai-begitu dalam, begitu kuat. Namun, takdir berkata lain. Keadaan memisahkan Kirana dan Davin, meninggalkan luka yang tak kunjung sembuh. Waktu berjalan, hidup memaksa mereka melangkah ke arah berbeda, meski hati mereka masih tertinggal di masa lalu.

Saat semesta mempertemukan mereka kembali, memori lama pun berputar. Rindu yang terpendam kembali menghangatkan hati, tapi begitu pula dengan luka-luka yang belum sepenuhnya sembuh. Di balik senyuman yang mereka bagi, ada kisah pahit yang belum usai-keluarga, teman, dan karier yang pernah menjadi penghalang kini kembali menguji.

Mereka ingin memulai lagi, merajut ulang kisah yang dulu terputus. Namun, hidup selalu membawa mereka ke tepi jurang perpisahan. Apakah kali ini mereka bisa bertahan? Ataukah semesta akan kembali merenggut kebahagiaan yang mereka perjuangkan?

Sebuah kisah tentang cinta yang tak pernah mati, luka yang tak mudah hilang, dan harapan yang terus bertahan meski berkali-kali diuji.
All Rights Reserved
Sign up to add Retrouvailles to your library and receive updates
or
#595secondchance
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
One Step Too Late cover
Still You (Tamat) cover
After Ten Years cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Promise cover
Memory Of First Love [Completed] ✓ cover
Over and over again, you(END)  cover
Laut, Angin Utara & Sungai Kenangan cover
ANTARA DOA DAN RASA cover

One Step Too Late

6 parts Ongoing Mature

"One Step Too Late" bukan sekadar kisah cinta yang terlambat. Ini adalah cerita tentang dua orang yang terus bersilang jalan, tapi selalu dengan satu rahasia yang belum terungkap. Di balik setiap pertemuan, ada potongan masa lalu yang tak sengaja terhubung. Di balik keheningan mereka, tersimpan rasa, pengkhianatan, dan pilihan yang salah waktu. Semakin mereka mencoba mendekat, semakin nyata bahwa sesuatu-atau seseorang-selalu membuat mereka terlambat satu langkah. Dan saat semuanya terungkap, mungkin cinta bukanlah yang paling menyakitkan.