Nikmatnya Goyangan Mama Sepupu

Nikmatnya Goyangan Mama Sepupu

  • WpView
    Reads 3,014
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Mar 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ngentot Mama Sepupu. Sebut saja namaku Alexavegas, 19 tahun. Aku seorang mahasiswa di salah satu PTN di kotaku, kota A saat ini aku baru tahun pertama kuliah. Aku akan menceritakan pengalaman seksku, memang bukan yang pertama tapi masih asyik untuk diceritakan. Aku teringat pengalamanku dengan adik sepupu ibuku.Kejadian ini terjadi kira-kira 1 bulan yang lalu. Ketika itu saat liburan semester 1, aku pergi ke kota P dimana di kota itu aku dilahirkan. Memang kepergianku itu sudah lama kurencanakan dandidorong oleh sepupu ibuku yang di kota P, (aku memanggilnya dengan sebutan mama, sedangkan ibuku sendiri kupanggil ibu). Karena aku selalu dimanja dan menganggapnya benar-benar seperti ibuku sendiri. Baiklah aku akan menceritakan sedikit tentang keluarga mamaku ini. Ia berumur lebih kurang 43 tahun, wajahnya lumayan cantik, badannya tinggi kira-kira 167 cm, ukuran dadanya lumayan besar 36 C, terlihat sangat menantang juka berdiri tegap. Rambutnya ikal sebahu lebih sedikit, pinggangnya ramping dan pantatnya aduhai cukup menggairahkan diusianya yang sudah melebihi 40 tahun ini. http://alexavegas.cariapakak.site
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OSAKA  BREAK (COMPLETED)
  • 🖤Rahasia diantara kita
  • KAKAK KELASKU YANG SEKSI (TAMAT)
  • My Sugar Daddy(END)
  • Cerita Ku : Ikut Ibu Ke Dokter
  • Agby (Sequel Om CEO) [Selesai]

CERITA INI BAGI MEREKA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS. MENGANDUNG BANYAK KONTEN DEWASA. Kiara merasa kariernya sebagai jurnalis sedang mandeg. Dia mendapat tugas peliputan penting di Osaka dan berharap ini jadi salah satu cara untuk meningkatkan karier. Christo, anak pengusaha terkemuka yang bakal mewariskan perusahaan orang tuanya merasa bosan dengan hidup yang sudah disiapkan oleh orang tuanya. Dia tidak bisa memilih sendiri karier yang ingin dijalaninya. Tidak bisa lari dari tanggung jawab yang sudah dibebankan padanya. Di Osaka mereka bertemu. Sebuah pertemuan singkat yang begitu menggairahkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines