NAKALA DAN TAWANYA

NAKALA DAN TAWANYA

  • WpView
    LECTURAS 973
  • WpVote
    Votos 84
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadConcluida sáb, feb 14, 2026
Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. "Aku ingin jadi lilin yang rela dibakar demi menerangi kehidupan orang lain." - Nakala Samudra Alastair. "Dan Lesha akan jadi apinya, biar bisa sama Kak Kala terus." - Aretha Kalesha Alastair. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. "Aku memang tidak sempurna, tapi setidaknya tawaku berhasil menipu banyak orang." Katanya, "Biar aku saja yang merasakan laranya, kalian cukup nikmati kekonyolanku saja." Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. "Gunakan tawamu untuk mengubah kehidupan, tetapi jangan biarkan kehidupan mengubah tawamu." Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱
Todos los derechos reservados
#455
sulung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DEAR ANNETHA
  • He's My Best Friend [END]
  • Eliinaa
  • DANADYAKSA
  • The Secret Of Old School
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • TRANSMIGRASI: Kalpasastra

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido