Wangsa Vesperion

Wangsa Vesperion

  • WpView
    Lecturas 22
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ago 21, 2026
WpInfo
Ficción
Terror
Misterio
Di kedalaman hutan yang tak pernah terpetakan oleh manusia modern, berdirilah Mansion Vesperion. Penghuninya bukanlah manusia, melainkan tujuh bersaudari dengan sifat dan obsesi ganjil, yang terikat pada sebuah perjanjian darah kuno dengan sosok yang mereka panggil 'Nenek'. Mereka hidup dalam keabadian yang dingin dan sepi. Namun, rutinitas gelap mereka hancur berantakan ketika seorang anak manusia berusia empat tahun bernama Marsha tersesat dan mengetuk pintu rumah mereka. Kepolosan, tawa, dan rengekan Marsha perlahan mulai menguji batas kewarasan ketujuh monster cantik ini. Akankah anak ini menjadi korban dari ritual keji mereka selanjutnya, atau justru menjadi satu-satunya cahaya yang mampu menghangatkan kutukan kelam keluarga Vesperion?
Todos los derechos reservados
#20
jkt48chika
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Gata
  • Got dropped into a ghost story, still gotta work (1-200)
  • Pengantin Alam Sebelah
  • DESA PININGIT (M-PREG)
  • Tumbas Janji Lawas
  • Napak Tilas (Selesai)
  • Daddy's Little Baby
  • Jangan Lembur Sendirian
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hilang
Gata

Bratadikara artinya pemimpin yang berwibawa dengan tingkah laku yang baik. Nama itu tersemat pada keluarga Bratadikara, salah satu keluarga ningrat di Desa Welaswati yang masih memegang teguh budaya leluhur secara turun temurun. Di desa, mereka adalah keluarga terpandang yang disegani. Tetapi siapa yang tahu, dengan lurusnya nama mereka di warga sekitar, keluarga itu memegang tradisi yang sangat teguh tanpa dapat dinegosiasi. Setiap keturunan dari Bratadikara harus melakukan upacara untuk menemukan pasangannya di setiap garis takdir kehidupan. Untuk keluarga kejawen seperti mereka sih, adalah hal biasa dengan setiap mistik yang mereka punya. Di desa ini, normal sekali semua anomali yang dimiliki setiap tradisi keluarga. Tapi bagi Laban, dia sangat membenci tradisi ini. Karena tradisi itu, ia menjadi korban untuk terikat pada keluarga Bratadikara, atau menjadi salah satu bagian dari mereka.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido