Sagara's echoes of time

Sagara's echoes of time

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
"andai waktu bisa diputar... aku ingin... biiipppp..." suara itu menggema di benak sagara sebelum semuanya menjadi gelap. kesadaran perlahan menghilang, dan ia merasa tubuhnya melayang di ruang hampa. lalu, sekejap kemudian- ia terbangun. dinginnya meja kayu menyentuh pipinya. suara riuh rendah terdengar di kejauhan. matanya terbuka, dan yang pertama kali ia lihat adalah papan tulis yang sedikit usang, jendela besar dengan sinar matahari sore yang masuk menerangi ruangan, dan deretan bangku yang tertata rapi. ini... kelasnya. tapi ini tidak mungkin. dengan napas tertahan, sagara menatap seragam putih abu-abu yang melekat di tubuhnya. tangannya gemetar saat ia merogoh saku, menarik keluar sebuah ponsel lama. layar menyala, menampilkan tanggal yang membuat jantungnya hampir berhenti. "tidak mungkin... ini tahun terakhirku di sma." ia bangkit dengan tergesa, matanya liar menelusuri keadaan sekitar. ia mengenali semuanya-teman-temannya yang dulu, papan pengumuman di depan kelas, bahkan aroma khas kantin yang samar-samar tercium dari kejauhan. ini bukan mimpi. sagara telah kembali ke masa lalu. di dalam hatinya, ia tahu ada satu alasan mengapa ia diberikan kesempatan ini. sesuatu yang selalu menghantuinya di masa depan. sesuatu yang, jika dibiarkan, akan berakhir dengan penyesalan yang sama. namun, bisakah ia benar-benar mengubahnya? ataukah takdir tetap akan berjalan seperti seharusnya?
All Rights Reserved
#161
timeline
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Destined for me 2
  • 74/366
  • WARISAN
  • kisah horor: teror jam 12 malam
  • ARNWOLF (END)
  • Keazen (A Sly World)
  • Behind The Smile

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines