Story cover for FRANGIPANI (Flower) by mustikopre_um
FRANGIPANI (Flower)
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 02, 2025
Bunga kematian-Frangipani, sang pelaku yang identik dengan bunga kamboja. Indah, abadi, dan misteri.

•••

Satu keturunan terlahir dengan nama yang diagung-agungkan. Bergelimang harta, berwajah rupawan, dan cerdas. Nyaris sempurna.

"Lo terlalu sempurna.."

"Tidak ada manusia tanpa kekurangan, darling"

"Tapi lo sempurna dimata gue, tanpa celah"

"Bukankah itu terlalu berlebihan, darling"

•••

Biarlah cinta membawa mereka sampai gila, lalu hancur, dan setelahnya biarkan mereka mati bersama keabadian cinta yang membawa malapetaka.

Noted:
#adegankekerasan
#adegantakpantas
#fakesituation

Start:  4 Juli 2025
Finish: -
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir FRANGIPANI (Flower) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#57romamce
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Bound to Him cover
Intel Bucin cover
Hello, Mr. Mafia! cover
Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)  cover
Beautiful Psychopath Extra [END] cover
Transmigrasi Liana cover
Shadow in the Lab cover
FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆ cover
🍀 AKSAMALA (PondPhuwin) | ENDING  cover
SHEA SANG FIGURAN cover

Bound to Him

54 partes Concluida

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."