Story cover for Aksara Rasa by lifelaughloves
Aksara Rasa
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 02, 2025
بسم الله الرحمن الرحيم 

Dalam riak takdir yang sunyi, dua hati bertaut tanpa suara. Aksara Muhammad Jibran, lelaki yang namanya serupa untaian hikmah, menjelma layaknya chandrakānta-permata bulan yang bercahaya dalam kesederhanaan. Wajahnya memesona, tetapi lebih dari itu, akhlaknya meneduhkan, membuat banyak hati tertambat tanpa ia sadari.  

Di sudut ruang yang tak terjamah, Aynara Khadijah Jennaira menata rasa dalam diam. Seperti anindita-ia indah dalam tutur dan sikap, namun tak pernah merasa cukup untuk sosok seagung Aksara. Ia memilih jalan sunyi, memperbaiki diri, menghidupkan cahaya dalam jiwanya, bukan demi dipandang, tetapi demi sebuah dharmika-kesempurnaan dalam keimanan.  

Namun takdir adalah pena yang menulis tanpa bisa dihapus. Tatkala mata-mata mereka bersitatap, ada rindu yang tak berani tumbuh, ada doa yang saling bertaut di langit yang sama. Di antara langkah-langkah yang menjauh, mungkinkah ada jalan bagi mereka untuk kembali berpadu dalam restu semesta?  

Happy reading ✰

Start : 2/3/2025
End : -
All Rights Reserved
Sign up to add Aksara Rasa to your library and receive updates
or
#716crush
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Berlabuh di Takdir-Nya cover
Berkisah Untuk Berpisah (On Going) cover
Tertulis Dalam Doa cover
Mahligai Cinta [END]✓ cover
Takdirku ✓ cover
Cinta Dalam Hijrah || SELESAI cover
Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️ cover
Surat Untuk Takdir [ ON GOING ] cover
Ternyata Takdirku adalah Kamu cover
Cinta Dalam Iman cover

Berlabuh di Takdir-Nya

24 parts Ongoing

📖 Berlabuh di Takdir-Nya oleh - rn Muhammad Fahri Al-Ghifari tak pernah menyangka, jalan hijrahnya yang teguh bisa terguncang oleh satu perasaan yang datang perlahan-tanpa suara, tanpa aba-aba. Ia bukan sedang mencari cinta. Tapi sebuah mimpi, sejuk dan jelas, membuatnya mulai bertanya: "Apakah rasa ini bagian dari petunjuk... atau hanya lintasan hati?" Zeyana Maheera, gadis tenang dan kuat yang memilih berhijrah di usia muda, memegang prinsip meski berada di rumah yang tak sejalan. Di luar, ia terlihat tegar. Tapi malam-malamnya dipenuhi sujud yang meminta kekuatan untuk tetap bertahan, meski sering merasa sendirian. Ketika dua jiwa yang sedang bertumbuh di jalan Allah dipertemukan dalam sunyi, dalam perenungan, dan dalam doa yang saling menguatkan, mereka pun belajar bahwa cinta yang suci bukan datang karena ingin, tapi karena Allah mengizinkan. Sebuah kisah hijrah, keteguhan, dan cinta yang bernaung dalam iman. Karena cinta terbaik, bukan yang paling cepat datang. Tapi yang paling sabar menunggu. Dan jika Allah telah menetapkan, tak ada yang bisa menghalangi. Cinta itu akan berlabuh... di Takdir-Nya.