Story cover for Emotional Bond  by Trimazha
Emotional Bond
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 37
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 37
Ongoing, First published Mar 02
Kenangan itu selalu ada, untuk orang yang sama, hanya waktu yang berbeda.
-Jian Pujiastuti 

kenangan itu akan tetap ada, untuk orang yang sama. Namun sayang takdir tidak berpihak kepada kita.
-Dean Diwangkara

Bertahan dengan bayang-bayang masa lalu, atau melangkah maju untuk sesuatu yang pasti bahkan lebih berarti? 
-Ramaditya Putra

akhirnya, cinta yang seperti Apa yang Jian pilih? dan apakah ikatan emosional yang terjalin akan membawanya pada kebahagiaan atau justru meninggalkan luka yang lebih dalam??? 

karena tak semua ikatan berarti harus bertahan, dan tak semua cinta berujung pada kebersamaan...

#Mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama dan tempat dalam cerita ini. Semua murni kebetulan dan tidak disengaja.

Don't copy my story O.K !!!!
All Rights Reserved
Sign up to add Emotional Bond to your library and receive updates
or
#57jian
Content Guidelines
You may also like
Kita yang tak bisa bersama  by sky_script
28 parts Ongoing
Kita yang Tak Bisa Bersama Hujan turun rintik-rintik, menambah kelam suasana malam itu. Bau tanah basah yang biasanya membawa kenyamanan, kini hanya terasa menyesakkan. Angin sepoi-sepoi membawa aroma hujan yang mengingatkan pada momen-momen indah yang kini hanya tinggal kenangan. Di sebuah taman kota, di bawah lampu temaram, mereka duduk berdua. Malam itu, tak ada lagi tawa yang biasa menggema di antara mereka. Tak ada obrolan ringan yang selalu menyatukan hati mereka. Hanya ada kesunyian yang menggantung, berat, seperti awan gelap yang tak kunjung pergi. "Ada yang ingin aku katakan," suara perempuan itu pecah, hampir tenggelam dalam gemuruh hujan yang semakin deras. Laki-laki itu menoleh. Senyum kecil terukir di wajahnya, namun tak lebih dari sekadar kebiasaan. Ia mengira ini hanya perbincangan biasa, seperti dua tahun terakhir yang mereka habiskan bersama. Dua tahun yang dipenuhi kebahagiaan sederhana-tertawa bersama, saling berbagi mimpi, menciptakan dunia kecil di mana mereka merasa aman dari kenyataan. Namun, malam ini, perempuan itu tidak tersenyum. Tatapannya kosong, bibirnya bergetar, dan tangannya menggenggam ujung rok dengan erat, seolah menahan sesuatu yang sangat berat di dadanya. "Aku akan dilamar besok..." ucapnya lirih, suaranya nyaris tenggelam dalam hujan. Dunia laki-laki itu seakan berhenti. Detak jantungnya terasa menghilang, digantikan oleh rasa sesak yang menghimpit dada. Laki-laki itu menatapnya lama, mencoba mengukir setiap detail wajahnya di ingatan, perempuan yang selama ini menjadi bagian dari hidupnya, perempuan yang selalu membuatnya merasa tenang, yang selalu membuatnya merasa rumah.
You may also like
Slide 1 of 9
DIBALIK DINGINMU, ADA AKU. cover
Harapan Dandelion yang Rapuh cover
Di Antara Mereka cover
Lo Selingkuh, Gue Balas! ✓ (END) cover
Perfect Duda [Season 2] cover
Warisan Tak Terduga [END] cover
Dia Sahabat Kakakku (Tamat) cover
Kita yang tak bisa bersama  cover
Aku, Kamu, dan Waktu. [END] cover

DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.

28 parts Ongoing

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?