Judgment[psycho]

Judgment[psycho]

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 2, 2025
Dendam bukan sekadar kemarahan, tapi luka yang menolak sembuh. Luka yang menggerogoti hati, membisikkan satu kata berulang kali: balas. Bertahun-tahun lamanya, rencana demi rencana dirancang dengan sempurna. Setiap langkah diperhitungkan tanpa celah, setiap detail disusun dengan presisi. Ini bukan sekadar pembalasan-ini adalah keadilan yang seharusnya ditegakkan. Jika hukum tunduk pada mereka yang berkuasa, maka aku akan menjadi hakimnya. Jika uang bisa membeli kebebasan bagi para pendosa, maka aku akan memastikan mereka membayar dengan nyawa. Mereka pikir bisa lolos. Mereka pikir dunia akan melupakan. Tapi aku ada di sini, membawa hukuman yang pantas untuk mereka. "Tunggulah, hari penghakiman telah tiba
All Rights Reserved
#11
hakim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psikopat Yang Berbeda
  • Senja Termendung
  • After The Rain
  • Dormant [BL]
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Hollow Verdict
  • Payback's Sweet
  • Kardus Kematian (Detektif Pramudya & Sakti)
  • "LOVE AGAIN"

Dunia selalu dipenuhi dengan kejahatan. Siapapun yang berbuat jahat dikatakan sebagai penjahat dan pantas untuk dihukum atas kejahatan yang dilakukannya. Namun, bagaimana dengan orang yang menjadi penjahat karena selama hidupnya dijahati? Tentu tidak ada pengecualian. Penjahat tetaplah penjahat. Lalu bagaimana dengan penjahat yang membunuh penjahat? Apakah dia disebut penjahat? Tentunya iya, karena dia membunuh. Tetapi bukankah dia juga membela kebenaran? Ya, dunia itu penuh dengan ketidakjelasan. Yang benar bisa jadi salah, yang salah bisa jadi benar tergantung situasi dan kondisinya. Itulah kenyataan dunia. Berbicara tentang penjahat, ada seorang laki-laki berusia 22 tahun yang menjadi penjahat. Penjahat yang hanya membunuh penjahat. Namanya Dhiky. Sejak kecil, Dhiky tidak pernah mendapatkan kasih sayang yang seharusnya dia dapat. Yang Dhiky dapatkan hanyalah siksaan dan hinaan. Kini, Dhiky menjadi seorang psikopat. Ya, psikopat yang berbeda karena hanya membunuh penjahat. Dhiky menyiksa penjahat dengan sadis. Dia tak punya rasa kasihan terhadap penjahat. Bahkan, dia juga sering merampok rumah para penjahat pada malam hari. Dia membunuh para penjahat, merampas harta para penjahat, dan memperkosa para pelacur sebelum membunuh atau menyiksa mereka. Meskipun membunuh penjahat, tetap saja Dhiky disebut 'pembunuh'. Hanya saja, tak pernah sekalipun ada polisi yang berhasil menangkap Dhiky. Mereka tidak bisa menemukannya. Lalu, apakah aksi Dhiky dalam membunuh penjahat akan terus berlanjut tanpa ada yang menghentikannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines