Awan yang Tak Lagi Kelabu

Awan yang Tak Lagi Kelabu

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 4, 2025
Semua rasa sakit ada pada Joo Se Yon. Ia tak pernah menyimpan dendam, tapi bukan berarti ia lupa. Dulu, dunia sekolahnya adalah neraka, dengan Choi San sebagai salah satu iblisnya. Kata-kata tajam, tawa ejekan, dan tatapan merendahkan adalah makanan sehari-harinya. Se Yon tak pernah membalas, hanya menerima, berharap semuanya berlalu. Dan akhirnya, waktu membawanya pergi meninggalkan masa lalu di belakang. Atau setidaknya, itulah yang ia pikirkan. Sampai takdir mempertemukannya kembali dengan Choi San. San telah berubah. Ia bukan lagi bocah kejam yang menertawakan kelemahan orang lain. Kini, ia justru terpikat oleh Se Yon, perempuan yang dulu ia sakiti tanpa alasan. Tapi luka tak selalu bisa sembuh dengan permintaan maaf, dan hati Se Yon telah belajar untuk tidak mudah percaya. Di bawah langit yang dulu selalu kelabu, bisakah mereka menemukan warna baru? Atau apakah awan mendung di antara mereka terlalu pekat untuk dihapus? Sebuah kisah tentang luka yang tak terlihat, penebusan yang tak mudah, dan cinta yang datang di saat yang tak terduga.
All Rights Reserved
#45
korean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Trust
  • Payback's Sweet
  • Bayangan Rahasia
  •  The Other Ending
  • ALGANESSA
  • My Life In Your Dreams [REVISI]
  • Hanryang
  • KEPERGIAN SENJA

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines