Nirwana Elgar

Nirwana Elgar

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 3, 2025
Elgar, seorang anak sulung dari keluarga broken home, tumbuh dengan banyak luka yang tak terlihat. Di balik tawanya yang nyaring dan sikapnya yang selalu menghidupkan suasana, tersimpan trauma yang membuatnya sulit merasa betah di rumah. Elgar terbiasa menelan perasaan sendiri, menggantinya dengan lawakan yang membuat dunia seolah lebih ringan. Namun, di balik keceriaan itu, ada malam-malam panjang yang dipenuhi kecemasan, bayangan masa lalu yang terus menghantuinya. Rumah bukan lagi tempat pulang, melainkan sangkar yang membuatnya sesak. Di tengah hidup yang penuh pergulatan, ia bertemu dengan Aluna, gadis ceria dan cerdas yang memancarkan kehangatan. Namun, di balik matanya yang berbinar, Elara juga menyimpan luka yang tak kalah dalam. Mereka berdua seperti dua bintang yang bertemu dalam kegelapan saling menerangi, tetapi juga takut akan bayangan sendiri. Sebuah kisah tentang keluarga, luka, dan cinta yang datang seperti matahari pagi menghangatkan, tetapi juga mengingatkan akan malam yang pernah ada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Wounds And Their Cures || Starpalmz
  • KALANDRA with ES [END]
  • I'M GO!
  • Ku ingin mengulang waktu
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Puing luka
  • Bintang Kecil Diantara Derasnya Hujan

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines