TANAH ESA

TANAH ESA

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Ayah, Ibu, mengapa tidak ada yang mengajari Esa perihal kehilangan?" - " siapa yang harus Esa salahkan perihal kehilangan?" - " siapa yang akan bertanggung jawab atas luka-luka yang tak kasat mata goresannya?" - "Di tanah ini yang tak seorang pun mengakui keberadaan nya, pantaskah Esa menghakimi takdir yang lebih berhak atas kuasa hidup seseorang?" Tuhan, apa yang kau inginkan dari anak berusia 8 tahun? hingga kau uji bertupi-tupi tanpa menyembuhkan luka yang telah tercoreng sebelumnya. Apa yang telah kau janjikan di masa yang akan datang, hingga begitu berat harga yang harus di bayar dalam hidupnya. "Esa, ikhlas ya nak? om ngga punya kuasa untuk bebaskan Ayah Esa, tapi om janji akan besarkan Esa menjadi anak yang memiliki kuasa atas hidup nya. Sudah cukup lukanya nak, sudah cukup..."
All Rights Reserved
#53
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [EXO ff] Dady Saranghae
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Paradise
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Steffan Javis ( TERBIT )
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Alisa's Story
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Rumah Penuh Cerita
  • LUKA

"Setidaknya gadis kecil ini tetap bersama ku, dia seperti ibunya" "Aku akan baik2 saja menjaganya sendiri" "Bagaimana anak seusianya terluka? Apa mereka bisa terluka?" "Air matanya begitu murni, untuk seukuran pria dewasa, air mata itu tdk berarti apa2 tp untuk seorang ayah, itu adalah senjata yg bisa melukai kami" "Tujuan ku hidup adalah untuk kebahagiannya, karna aku ayahnya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines