Si Tengil ARSENO

Si Tengil ARSENO

  • WpView
    Reads 2,468
  • WpVote
    Votes 274
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 29, 2025
Arseno Andri Parswera. Si anak sulung selengean yang punya cita-cita buat nerusin bisnis papanya dan hal tersebut dapat dilihat dari usahanya membangun AR Gubuk sebelum nanti memimpin AR Tower. Dunia bilang Seno ini 100% copy paste Papa Jioon, tapi dunia lupa kalau ada darah Ghistara di dalam diri Seno. Sehingga ada DNA gengsi di dalam diri lelaki itu.
All Rights Reserved
#66
kickflip
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines