Loom
  • WpView
    Reads 8,957
  • WpVote
    Votes 695
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
[Don't forget to follow!] (SLY series 1) Takdir memang tak pernah bisa Luritha tebak sedikitpun. Setelah melalui segala propaganda dalam ikatan yang mati-matian ia sembunyikan bersama Barthala Pradjnawidhara. Mulai dari terkuaknya hubungan mereka, penolakan keras, dan berbagai masalah yang menyertainya. Seolah tak cukup puas, ujian kembali menghampiri hidup Luritha dengan puncak kesedihan terdalam, di mana ia harus kehilangan sang pujaan hati untuk selama-lamanya. Luritha kira hubungannya dengan Pradjnawidhara akan terputus sejak saat itu. Ia dengan tekad yang kuat memutuskan untuk pergi menjauh, menyembuhkan luka dan dukanya seorang diri, mengingat sang penyembuh pun tak lagi menapak bumi. Sayangnya Luritha salah, perkiraanya jauh meleset. Ia tidak pernah tahu jika sulung Asvara Pradjnawidhara tengah mengincarnya. Pria itu mengejarnya tanpa kenal menyerah, terus mencoba menariknya masuk ke dalam hidupnya, dan mendamba cinta yang sama layaknya sang adik. Warning! This story contain with harsh words, some explicit mature content, violence, and others. Be wise! Start : 4 Maret 2025 Story by : Djibran Al Hillabi Copyright 2025 @DjibranAlHillabi
All Rights Reserved
#40
poweroflove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • La Lune Attire ✓
  • Miss you bastard
  • [END] When the Stars are Tired
  • [End] Impossible Possibility
  • When December Comes [End]
  • Revenge [End]
  • Our Journey To Love
  • Broken Trust

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines