Dia dan Aku

Dia dan Aku

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 9, 2025
Rei adalah anak laki - laki yang tahun ini mulai masuk SMA. Dia kehilangan kedua orang tua dan kakak saat masih muda, sekitar 7 tahun. Hidupnya begitu sederhana, tinggal di desa sekitar hutan dan menjalani hari - hari bekerja keras. Seminggu lagi ulang tahun Rei. Siapa sangka sahabat Rei yang dia tunggu - tunggu telah kembali dari belajar di luar negeri. Sahabatnya ingin memberikan kejutan, tetapi dia lebih dulu terkejut melihat kondisi Rei yang tidak terawat. "Ke mana semua uang yang kami berikan? Apakah dicuri atau ada yang memalakmu?" "Kondisiku saat ini sudah cukup. Aku menggunakannya untuk membantu panti asuhan."
Todos los derechos reservados
#528
dekat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • REKSA: The Last Bell
  • Kelas A [End]
  • Love's Serendipity
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Puing Kenangan
  • Adela
  • FVCKING BROTHER [2] √
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • Senyum yang Patah

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido