EUFORIA KABUT RINDU

EUFORIA KABUT RINDU

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 4, 2025
Bagaimana bisa aku masih duduk berdiam hati Kala mendayung perahu masih lirih berdenyit mengiba rindu yang kau bangunkan ruang untukku betapa hancur batinku atas kabut tebal dalam ragamu bukan seperti yang kamu inginkan bukan atas tangisku aku tanpamu hanyalah euforia kepalsuan bintang hati yang menjajar dalam pilau gemintang tak perlu lagi ku tuliskan rindu dalam aksara elegi luka lama menjalar dalam kolerasi ikatan kekal langit yang sama selalu haru biru dalam getaran kalbu perihal cerita usai yang yang sudah terlepas ada tangis meradang yang belum ikhlas menunggu rindu sama halnya dengan duduk dalam peraduan tanpa batas makna ujian kali ini cukup dalam, hingga perpisahan menjadi derita kau ajarkan tentang diksi pilu nabastala surga hanya saja kau lupa ajarkan aku bagaimana menyembuhkan atma yang sedang berdarah-darah karena mengenalmu lebih mudah ketimbang melupa dengan pilu airmata entah dibelahan bumi mana aku harus menempatkan rindu yang masih menggebu sampai akhirnya kabutnya tak kunjung menghilang dan kamu masih tetap tanggal, menyimpan perasaan yang tak pernah selesai. Sidoarjo 4 Maret 2025
All Rights Reserved
#555
senandika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • You're Here, But Not For Me
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Perihku Ditinggalkan
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines