Story cover for GONE by Cindy_1828
GONE
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 04, 2025
⭕100% karangan aku sendiri ya teman-teman!
⭕ Dilarang copy/niru cerita buatan saya.

Dihari mereka memulai dan di hari itu juga mereka harus memutuskan nya.
Dimana kah letak kemurnian cinta?
Saat dirimu sadar bahwa dia telah berpaling jauh darimu tetapi kau harus menahan rasa sakitnya.

"kenapa kau sangat kejam pada ku"
"Kau tidak tahu alasannya ini semua aku melakukan ini" 
"TAPI KENAPA HAL ITU TERJADI, KATAKAN APA YANG AKU TIDAK TAHU ITU!"
"aku tidak tahu mulai dari mana tapi intinya, lebih baik kita mengakhiri hubungan ini, biarlah ia menjadi kenangan yang manis dikenang, terimakasi atas semua momen antara kau dan aku, aku akan tetap mencintai mu"

Dimalam itu lah, di detik yang sama, di menit yang sama, kami tidak punya ikatan lagi. Setelah kejadian itu terjadi, apakah aku harus percaya dengan kata cinta kembali, atau aku harus mengubur perasaan ku dalam dalam?
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir GONE a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#9kisahanakremaja
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Sahabat atau Pacar [TAMAT] cover
STUCK cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover
Line Of Destiny cover
GRIZLEN {On Going} cover
Still With You  cover
SAJAK SEPIHAK[Feeling Lonely] cover
Ketraka Mafy cover
My Three Brothers [Terbit] cover

Sahabat atau Pacar [TAMAT]

40 partes Concluida

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019