Hear Me
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 10, 2025
'Dengarkan aku' 'Apa salahnya jika di dengar?' 'Salahkah jika orang berbicara dan dengarkan?' 'Kenapa orang lebih percaya rumor yang didengar dari orang lain dari pada orang yang mengalami?' 'It's something like you are bitch, always became bitch' Alya yang awalnya cewek ceria dan sering tertawa dengan tulus, kini menggunakan tawa dan sifat cerianya menjadi sebuah Topeng Sampai dimana hari dia menjadi lelah dengan semuanya cobaanya yang membuatnya ingin mengakhiri semuanya. Meninggalkan semuanya, tanpa memikirkan yang lainnya.
All Rights Reserved
#362
originalstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Abu - Abu
  • TAKDIR ALYA
  • FIZYA
  • Let Me Love You Longer
  • WHO ?
  • ALENIA dan Dua Dunia
  • Singgah Sesaat
  • Different [END]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines