SHENAZKARA

SHENAZKARA

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 26, 2025
Sebuah kisah yang tak terduga, antara Arshena dan Lengkara. Sepasang kekasih yang terkenal bucin di sekolah mereka, Arshena si cegil yang memiliki masalah dalam mengontrol emosinya, dan Lengkara si cowok soft spoken incaran cewek cewek di sekolah. Hingga datanglah cewek soft spoken dengan wajah manis berhasil membuat mereka menjadi chaos, antara persahabatan, cinta, dan keluarga mereka. Akankah mereka tetap bersama? atau akan berakhir tak bahagia? Antara kalimat "Lewati badainya jangan ganti orangnya" Ataukah kalimat "Mau seberapapun sama orang lama, bisa saja orang barulah yang akan jadi pemenangnya" wow kira kira kalimat mana yang realated dan berhasil menjadi ending dari mereka? Apa yang akan terjadi ketika perbedaan latar belakang dan tujuan hidup mereka mulai menguji cinta mereka? Apakah mereka akan tetap bersama, ataukah mereka akan berpisah? Temukan jawabannya di karya terbaru aku ini... SHENAZKARA
All Rights Reserved
#354
menegangkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Enemies in Flames
  • LENGKARA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • YATF Reinata✓
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Almost Us

Enemies in Flames - dua musuh yang terjebak dalam permainan api perasaan. Dalam dunia yang penuh aturan, mereka adalah pengecualian. Arya Mohan Suryanandika adalah bad boy yang dikenal karena tatapan tajamnya, sikapnya yang dingin, dan keahliannya dalam membuat masalah. Baginya, hidup adalah tentang kesenangan dan kebebasan, tanpa peduli siapa yang ia sakiti dalam prosesnya. Aqeela Aza Calista, gadis yang juga jauh dari kata lembut dan manis. Ia berapi-api, keras kepala, dan lebih suka menyelesaikan masalahnya dengan pukulan daripada kata-kata. Tak ada satu pun orang yang berani macam-macam dengannya. Mereka berdua seperti dua magnet dengan kutub yang sama. Selalu bertolak belakang, selalu bentrok. Tapi siapa sangka, kebencian yang mereka pupuk begitu lama bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit? Sesuatu yang bahkan Aqeela sendiri berusaha keras untuk menolak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines