Sekolah Rasa Pesantren

Sekolah Rasa Pesantren

  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 26, 2025
Di sebuah gedung berwarna hijau,hiduplah kaum Adam sepetakilan. Mereka sekolah dengan konsep menginap,YESS..nggak boleh pulang kalo belum jadwalnya,dan jadwal mereka 1 bulan sekali baru boleh pulang. Anak-anaknya nggak pandang kasta,mau kaya mau miskin mereka tetep aja temenan,karena yang kaya tetep nampak burik karena menahan rindu dengan bonyok:v. Ada sebuah struktur organisasi juga,yang mana terdiri dari inventaris sebagai tukang kuli lebih tepatnya,tim dapur sebagai pemantau mini swalayan dan dapur juga pastinya,tim Kenyamanan toilet sebagai pemantau tandon air,dan toilet juga,tim kebersihan memantau tempat sampah biar nggak lari,tim kesehatan sebagai dokter gadungan,tim kerapian sebagai pemandu kedisiplinan aula belajar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kosan Malapetaka
  • Malapetaka ||
  • Cerita Kos-an || END
  • Decoration of Seven Loves
  • Friend(zone)? NCT
  • POLARIS
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • EN-KOS (7 bujang Enha)

Malapetaka! Niat ngekos agar tidak capek-capek pulang pergi dari rumah malah berakhir seperti ini. Gimana nggak syok? Mendapati nama-nama mereka tertulis di sebuah kertas yang di temui Herzan di belakang kosan. Kalau cuma tulisan biasa sih nggak akan jadi masalah. Tapi ini bukan sekedar tulisan! "KITA HARUS CEPET-CEPET KELUAR DARI SINI! BAHAYA!" Marvel dkk tidak tahu harus apa selain membereskan barang-barang mereka dan pergi secepat kilat keluar dari kosan. Karena sumpah demi apapun ini taruhannya nyawa bukan panci gosong! "Tapi ini jam satu malem anjir! Yakin kita mau keluar sekarang? Kenapa nggak besok subuh aja?" "PEDULI SETAN! INI DEMI KESEJAHTERAAN KITA BERSAMA! LO NGGAK MAU BERAKHIR JADI KUNTILANAK KAN DISINI? MAKAKNYA AYO KELUAR SEKARANG!" Dari rumah berlantai dua yang penuh cerita cinta, cita, suka maupun duka lalu berakhir bencana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines