Story cover for POWER : The Dark Return by Afor_Arzel
POWER : The Dark Return
  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 04, 2025
1 new part
[PENGGANTIAN JUDUL]
JUDUL AWAL : POWER : Curse 100 Years Ago

Kesalahan fatal yang terjadi 100 tahun dahulu membangkitkan kegelapan di masa depan. Kegagalan membuat entitas gelap kembali menguasai dunia manusia, membuat semua makhluk di dunia ini menderita. Bahkan, melibatkan anak-anak yang tak bersalah. 

Dan, Itu adalah kami.

Kami mendapatkan sesuatu secara tak terduga, terlalu tiba-tiba, bahkan kami tak pernah memikirkan ini akan terjadi pada kehidupan kami. 

***

Start: 1/3/2025



©Afor_Arzel
Don't Copy My Stories
All Rights Reserved
Sign up to add POWER : The Dark Return to your library and receive updates
or
#55sunoo
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Trania: Blessed or Cursed cover
Brothers - Enhypen (Republish)  cover
Before Losing || ENHYPEN  cover
CLANS: Towards The Eternity| ENHYPEN cover
Guy Next Door [Sunoo] | Completed ✓ cover
[✓] THE ZOMBIE PLAGUE 2 : REVENGE cover
7'Brother | ENHYPEN cover
KODE TUJUH : TITIK NOL cover
PHANTOM'S WAY  cover
SCYLLA'S WAY  cover

Trania: Blessed or Cursed

10 parts Ongoing

Dianugerahi orang-orang terpilih dengan kemampuan luar biasa ternyata tidak semerta-merta membuat Trania merasa aman. Ada takdir yang menari-nari tengah tersembunyi di gelap paling dasar. Salah satunya misteri datangnya kembali iblis yang puluhan tahun silam diyakini telah musnah dari peradaban. Namun ingatlah bahwa ada begitu banyak rahasia yang tersimpan. Rahasia yang kelak menguji arti dari perjuangan, kesetiaan, pengorbanan, romansa, serta takdir yang harus diterima. Bisakah orang-orang terpilih yang disebut Culous itu berjuang mempertahankan Trania dari segala ancaman yang ingin menyerang mereka? Work by Miraculousgiee _________________ Jika kamu menemukan cerita ini, selamat... kamu akan membaca hasil imajinasiku di tengah riuhnya kehidupan.