JUDGMENT CODE: AIR MATA IBU PERTIWI

JUDGMENT CODE: AIR MATA IBU PERTIWI

  • WpView
    Reads 650
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2026
JUDGMENT CODE: AIR MATA IBU PERTIWI Sinopsis: Indonesia tidak lagi seperti yang dikenal. Di balik pidato-pidato manis dan janji kesejahteraan, negeri ini terbelenggu dalam cengkeraman kekuasaan mutlak. Presiden, yang dahulu dianggap sebagai pemimpin rakyat, kini menunjukkan wajah aslinya-mengendalikan hukum, media, dan militer untuk mempertahankan tahtanya. Di bawah pemerintahannya, keadilan hanyalah ilusi, dan siapa pun yang berani menentang akan dihapus tanpa jejak. Bening Ayudia Lestari, hakim yang pernah mengguncang sistem hukum, kini berada di persimpangan berbahaya. Bersama Nares Aryasatya Pratama, detektif yang terus mencari kebenaran, Karina Dewi Firmansyah, dokter forensik yang menemukan fakta mencengangkan, dan Juan Manuel Marquez, jaksa yang mulai kehilangan kepercayaannya pada hukum, mereka menyadari bahwa musuh yang mereka hadapi bukan lagi individu atau organisasi rahasia-melainkan negara itu sendiri. Di tengah pengkhianatan, propaganda, dan ketidakpastian, mereka harus membuat pilihan: tunduk pada sistem dan hidup dalam kebohongan, atau melawan meski tahu bahwa perjuangan ini mungkin akan menjadi akhir bagi mereka. Sementara Indonesia menangis dalam kegelapan, apakah masih ada harapan untuk membebaskan Ibu Pertiwi dari belenggu kekuasaan?
All Rights Reserved
#405
bluesy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Just A Name
  • Stay with you? Really?
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • Ferrell Harland Natio
  • Heir of 24 Hours
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • The Baby Of Valderic

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines