LENGKARA LUKA

LENGKARA LUKA

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 21, 2025
Di dalam keheningan malam, aku terbaring di tempat tidur, cedera yang menghambat langkahku seperti bayang-bayang yang tidak pernah beranjak. Namun, bukan hanya cedera fisik yang ku derita, tapi juga luka-luka di dalam hati yang terus menghantui, seperti ombak yang tidak pernah berhenti. Kaluna Wicaksono, namanya terus menggema di dalam pikiranku, seperti suara yang tidak pernah berhenti. Gadis yang pernah membuatku jatuh cinta, kini telah pergi, meninggalkan aku dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab, seperti daun yang jatuh dari pohonnya. Apa yang terjadi dengan kami? Apa yang membuatnya pergi? Pertanyaan-pertanyaan itu terus menghantui aku, seperti hantu yang tidak pernah berhenti. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi aku tahu bahwa aku masih memiliki cinta yang aku rasakan untuk Kaluna, seperti api yang masih terus menyala, seperti bintang yang masih terus berkelap-kelip. Dan kini, aku hanya dapat menunggu, menunggu waktu yang akan menjawab semua pertanyaan, menunggu cinta yang akan kembali, seperti fajar yang akan menyinari langit. ►Based on true (namun penulis sedikit menambahkan untuk bagian ceritanya) ►Teen Romance 🚨Disclaimer : cerita ini murni hasil karya penulisan saya, apabila terdapat kesamaan dengan hasil karya yang lain, mungkin itu suatu kebetulan, mohon dipahami dan dimaklumi.
All Rights Reserved
#141
bedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • My Junior My Love ✔️
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ONE MAN✔
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • You're Here, But Not For Me

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines