WITHERED

WITHERED

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
_Siapa yang akan bertanggung jawab setelah semua ini? Bukan lagi peradaban yang mewah, teknologi di sana sini, hidup yang terjamin dengan fasilitas mumpuni. Yang tersisa sekarang hanyalah gedung gedung yang hampir roboh, tanah gersang, tanaman mati, ternak yang kurus kering, bahkan air tidak lagi mengalir seperti sebagaimana mestinya. Manusia mulai punah, beberapa saling memerangi demi hidup yang aman dengan persediaan yang cukup hingga hujan berikutnya yang datang dua bulan sekali. Setelah itu? apalagi? Harus dihadapkan oleh mayat hidup yang tidak dapat ditembus oleh peluru besi. Mereka hanya mati saat terkena air yang menjadi sumber kehidupan utama. jadi, lebih memilih yang mana? menghabiskan air untuk menyelamatkan diri dari Zombie dan hanya bisa bertahan selama beberapa hari. Atau, menyimpan air agar bisa bertahan selama beberapa minggu tapi harus selalu berpindah pindah ketika tempatmu terjamah para mayat hidup?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biopocalypse
  • menyelamatkan Sang protagonis
  • A Cradle Where the Dead Return to
  • (End) Udara hitam menyapu [bencana alam]
  • Among The Dead
  • Akhir Bumi dengan Sistem: Awal

Selamat datang di kiamat zombie!... Jika menurutmu itu hanyalah cerita dalam Film-film horor yang kalian tonton, kau salah. Di akhir tahun 2020, tepatnya 1 tahun paska Covid 19, sebuah tragedi mengerikan terjadi. Awalnya semua baik-baik saja sampai kau merdengar kabar buruk; Seisi kota mulai terinfeksi virus baru yang tak bisa disembuhkan. Virus ini meracuni tiga perempat populasi dunia dan mengubah semua orang menjadi zombie akibat insiden percobaan serangga biologis. Kau tak percaya? Lihat saja diberita. Semuanya menjadi kacau, setiap orang diminta untuk tetap berdiam dirumahnya masing-masing, sementara suplai kebutuhan dari mulai gas, minyak, air, hingga suplai makanan mulai sulit untuk didapatkan. Berbagai macam fasilitas umum seperti sekolah, kampus, hingga kantor pun ditutup. Sementara jalanan dipenuhi kerumunan mayat hidup yang kerap meneror kota. Setiap detik yang berharga adalah hari terakhirmu di Bumi, Tak ada siapapun yang bisa menjamin kehidupanmu bahkan orang terdekat sekalipun. Setiap hal adalah keputusanmu, dan di setiap kesalahan bisa menjadi sesuatu yang sangat fatal. Jika kau gagal, kau tak bisa kembali dari awal lagi sebab alam akan mencoba untuk menyeleksimu dengan cepat sebagai zombie atau penyitas lain yang lebih tak manusiawi. Hati-hati dengan memilih sekutu., Sebab hari ini mungkin sahabatmu telah menyelamatkanmu dari kematian tapi esok hari bisa saja ia akan menembakmu di belakang hanya demi sepotong roti basi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines