We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bisikan Alma

Bisikan Alma

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Hanya kerja keras yang akan membawamu ke puncak." Ucapan ibunya, enam tahun lalu, saat Alma pertama kali memasuki dunia kuliah yang asing dan penuh harapan. Alma terjebak dalam bayang-bayang harapan ibunya. Namun, di luar itu, ada sesuatu yang lebih mengganggu-dunia sekitarnya perlahan memudar, dan Alma tidak bisa lagi membedakan mana yang benar-benar ada. Di antara kenyataan dan imajinasi yang kerap bertabrakan, mampukah Alma memahami dirinya? atau ia akan terperangkap dalam dunia yang semakin tak pasti?
All Rights Reserved
#48
halusinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Avyan (End) ✓
  • Saat mimpi, menjadi rumah. (END & TERBIT)
  • MENDEKAP RINDU
  • mimpi yang menyatu ( REVISI )
  • Menjadi Skala ✓
  • Cheyra
  • Still with Pain (Terbit)✓
  • cerita diatas kanvas
  • One Shoot Brothership ✓
  • Sea Heals Everything

(Baca selengkapnya hanya di KaryaKarsa) Avyan tumbuh dengan beban masa lalu yang tak pernah bisa ia hapus. Kehadirannya di dunia dianggap sebagai kesalahan, membuatnya terasing bahkan di tengah keluarganya sendiri. Sejak kecil, ia hidup bersama sang nenek, hingga suatu hari ayahnya datang dan memutuskan membawanya pulang untuk tinggal bersama kakak-kakak tirinya. Awalnya, Avyan berharap menemukan kehangatan yang selama ini hilang, tetapi kenyataan berkata lain. Di depan ayah mereka, kakak-kakaknya tampak peduli, tetapi saat ayah pergi, sikap mereka berubah menjadi dingin dan penuh kebencian. Tatapan tajam dan kata-kata menyakitkan terus menghantui langkah Avyan. Bisakah Avyan meruntuhkan tembok kebencian yang mengelilinginya? Akankah ia menemukan tempat yang disebut rumah, atau selamanya terkurung dalam bayang-bayang kesalahan yang bukan miliknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines