KENANG AKU ( END )

KENANG AKU ( END )

  • WpView
    Membaca 250
  • WpVote
    Vote 36
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 6, 2026
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, Aluna Asteria menjalani hari-harinya sebagai mahasiswi berprestasi yang pendiam, tetapi selalu bercahaya dalam caranya sendiri. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia didiagnosis mengidap penyakit mematikan di saat ia baru mulai menemukan arah masa depannya. Di sisi lain, Mahesa Aldebaran, seorang dokter muda di IGD, terbiasa menghadapi pasien dengan berbagai kondisi. Ia dikenal humoris dan penuh semangat, tapi di balik sikap cerianya, ia menyimpan ruang kosong dalam hatinya, ruang yang belum pernah diisi oleh cinta sejati. Takdir mempertemukan mereka di tempat yang seharusnya penuh harapan dan kesembuhan, tetapi bagi Aluna, rumah sakit adalah pengingat bahwa waktunya di dunia semakin menipis. Seiring waktu, Mahesa yang awalnya hanya melihatnya sebagai pasien mulai melihat sesuatu yang lebih dari itu, seseorang yang hadir bagai bintang, terang namun tak bisa digenggam. Di antara janji yang tak sempat terucap dan perasaan yang tumbuh dalam keterbatasan waktu, mampukah mereka menerima bahwa beberapa cinta hanya hadir untuk dikenang, bukan untuk dimiliki? _____ ⚠️ Peringatan: Cerita ini adalah 100% hasil ide orisinal penulis dan merupakan karya fiksi. Semua karakter, latar, dan peristiwa di dalamnya hanyalah rekaan semata. Jika ada kesamaan dengan kejadian nyata atau tokoh asli, itu hanyalah kebetulan belaka. Hak Cipta Dilindungi: Dilarang keras menyalin, atau mengambil bagian dari cerita ini tanpa izin penulis. Segala bentuk plagiarisme atau penyalahgunaan akan ditindaklanjuti. Catatan untuk Pembaca: Cerita ini mengangkat tema yang mengandung unsur emosional, perjuangan hidup, dan keterbatasan waktu. Baca dengan bijak dan nikmati perjalanan cerita dengan hati terbuka. ✨Selamat membaca✨
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#66
bersama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan