Story cover for ALWAYS by zomanara
ALWAYS
  • WpView
    LECTURAS 188
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 32
  • WpView
    LECTURAS 188
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 32
Continúa, Has publicado mar 06, 2025
Musik selalu memiliki caranya sendiri untuk membawa seseorang kembali ke masa lalu. Sebuah lagu yang terdengar secara acak bisa menggiring ingatan ke suatu waktu yang terasa begitu nyata, seolah-olah waktu tidak pernah benar-benar bergerak maju. Begitu juga dengan Always-lagu yang entah mengapa begitu melekat dalam hati Zoey.

Bukan karena liriknya.

Bukan karena maknanya.

Tetapi karena bagaimana lagu itu terasa ketika didengarkan.

Bagaimana iramanya mengisi ruang kosong dalam pikirannya, membisikkan sesuatu yang samar namun familiar.

Bagaimana setiap nada dalam lagu itu menggenggam hatinya erat, membawa Zoey ke dalam perasaan yang tak bisa ia jelaskan.

Setiap kali Always mengalun, ada perasaan aneh yang menggelitik hatinya. Sebuah dejavu yang samar, seolah-olah ia pernah mengalami sesuatu yang berkaitan dengan lagu itu-sesuatu yang membahagiakan, tetapi sekaligus menyedihkan.

Hujan.

Kilatan gambar itu muncul setiap kali lagu itu diputar.

Ia bisa merasakan tetesan air hujan membasahi kulitnya, angin dingin yang menusuk, suara tawa samar yang terdengar begitu dekat namun entah milik siapa.

Zoey tidak ingat pernah mengalami momen seperti itu. Tidak ada kenangan nyata tentang hujan-hujanan sambil tertawa bahagia dengan seseorang. Namun, setiap kali ia mendengar Always, perasaan itu muncul lagi.

Antara nostalgia dan kehilangan.
Antara kebahagiaan dan kesedihan.
Antara sesuatu yang nyata dan yang tidak pernah terjadi.
Dan itu mengganggunya.

Karena bagaimana mungkin ia merindukan sesuatu yang tidak pernah ia alami?
Bagaimana mungkin lagu itu membawanya kembali ke sebuah ingatan yang tidak ada?
Bagaimana mungkin, di dalam hatinya, ada sesuatu yang terasa hilang padahal ia sendiri tidak tahu apa yang ia cari?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ALWAYS a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#28mustread
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) de Erchill112
12 partes Continúa
Bianca, Erick, dan Ryan terlempar ke dalam sesuatu yang bukan dunia-bukan pula mimpi. Sebuah limbo. Tempat di mana realitas tak lagi punya bentuk, dan logika dibungkam oleh kekacauan. Di sana, waktu berjalan tanpa arah. Langit berubah warna sesuka hati, tanah bisa menghilang di bawah kaki, dan udara terasa seperti bisikan ketakutan yang berulang-terus, dan terus. Mereka tidak tahu dari mana semua ini bermula. Yang mereka tahu, sesuatu sedang mengejar. Selalu. Tidak pernah jauh. Sesuatu yang tidak memiliki wajah, tapi membawa kegelapan yang bisa mencuri isi dada manusia. Setiap langkah membawa mereka lebih dalam, ke dalam lorong-lorong hampa, ke ruang yang berbisik, ke tempat di mana tragedi adalah matahari yang terbit setiap pagi. Jantung mereka berdetak seperti genderang perang, darah berdegup kencang tanpa sebab, dan pelan-pelan, rasa cemas berubah menjadi putus asa-menyusup ke tulang, menguasai jiwa yang letih untuk terus melawan. Mereka mencari jalan keluar. Terus berjalan meski mata tak sanggup lagi membedakan kenyataan dari ilusi. Petunjuk demi petunjuk muncul dalam bentuk yang ganjil: lukisan berdarah, suara anak kecil menangis, jam yang berputar mundur. Dan perlahan, mereka mulai menyadari-dunia ini bukan hanya tempat, tapi cermin retak dari kebenaran yang tak pernah mereka sangka. Apa yang mereka temukan bukan penyelamatan, melainkan jawaban. Dan seperti semua jawaban dalam mimpi buruk, ia datang dengan harga: luka yang tak pernah bisa disembuhkan. Ini bukan sekadar kisah tentang bertahan hidup. Ini adalah kenangan yang tertanam, membekas, menoreh, membuat mereka mengerti satu hal: Beberapa pintu, tidak pernah seharusnya dibuka. ( REVISI SETELAH TAMAT :))
H-30 (Freenbecky)  de linabecbec
39 partes Concluida Contenido adulto
Di luar gedung pernikahan, di bawah langit yang mulai memerah, terdapat seorang wanita yang terjatuh, duduk membungkuk dengan wajah tertutup tangan. Halaman depan gedung itu menjadi saksi bisu betapa hancurnya hati seseorang yang sedang meratapi takdirnya. Dialah Freen. Tangisannya terdengar jelas, mengalir deras, seolah mengeluarkan segala rasa sakit yang selama ini terpendam. Kini, semua rasa itu menyatu, menggunung, begitu berat, setelah menyaksikan puncak kepedihannya. Becky-satu-satunya wanita yang begitu ia cintai-telah bersanding dengan pria pilihan hatinya. "Freen!" teriak Nam, yang berlari menghampiri sahabatnya itu. Tanpa ragu, Nam memeluknya erat, ikut merasakan kepedihan yang tak terkatakan. Nam tak bisa menahan air matanya. Hatinya pun remuk melihat sahabatnya begitu hancur. "Maafkan aku, Freen," ujar Heng dengan suara penuh penyesalan. "Aku... aku tak bisa mencegahnya." Freen hanya terisak. Tanpa bisa berkata apa-apa, ia menutup wajahnya dengan kedua tangan, tubuhnya bergetar hebat, dan rasanya seolah dada ini akan meledak. "Becky... dia sudah jadi milik orang lain sekarang..." suara Freen tercekat, semakin tertahan oleh tangisannya yang tak bisa dihentikan. Nam menggigit bibir, menunduk, seolah tak lagi memiliki kata-kata yang bisa menghiburnya. "Sudahlah, Freen... kau sudah berjuang dengan sekuat tenaga," kata Heng dengan suara berat. "Kau sudah melakukan yang terbaik." "Aku gagal, Heng... aku gagal," ucap Freen dengan air mata yang terus mengalir, membasahi pipinya. "Aku tak bisa membuatnya tetap di sini, bersama aku." Heng menundukkan kepala, tak kuasa menahan air mata yang kini mengalir di pipinya. Yang bisa ia lakukan hanya memeluk Freen, menemani sahabatnya yang tengah hancur, menangis bersama di tengah keheningan malam.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Evanescent cover
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) cover
That Playgirl is Mine cover
Z O W I E cover
SHATTERED ILLUSIONS (TAMAT) cover
You Belong To Me. cover
H-30 (Freenbecky)  cover
Antara Lagu dan Buku cover
Cerita Tentang Zeeya cover

Evanescent

42 partes Concluida

Evanescent ✦ Moonataraxia "Di dunia ini, ada yang terlihat, ada yang tersembunyi. Ada yang nyata, ada yang hanya sementara." Seumur hidupnya, Althea selalu merasa dunia tempatnya berpijak terlalu... sunyi. Seperti ada sesuatu yang hilang, sesuatu yang tidak seharusnya ia lupakan. Namun, tak ada seorang pun yang merasakan hal yang sama. Semua orang hidup dalam ritme yang begitu teratur, seakan tak ada pertanyaan yang perlu diajukan, seakan dunia ini memang sudah seharusnya seperti ini. Hingga suatu malam, semuanya berubah. Semakin Althea menggali kebenaran, semakin banyak rahasia yang terungkap. Dunia yang ia anggap nyata perlahan retak, mengungkap sesuatu yang lebih tua dari yang bisa dibayangkan. Ada sesuatu yang tersembunyi di balik ketenangan ini, sesuatu yang tak seharusnya ia temukan. Tapi, ia sudah melangkah terlalu jauh untuk kembali. Dan kini, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: "Jika kebenaran bisa menghancurkan segalanya... apa kamu masih ingin mengetahuinya?" ✦ ✦ ✦