We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lengkap bukan berarti Cemara

Lengkap bukan berarti Cemara

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 6, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ini kisah tentang seorang anak perempuan yang hidup , tapi berkali kali dimatikan. Anak perempuan yang selalu menangis disetiap malam, anak perempuan yang merasa gagal menjadi diri nya sendiri dan anak perempuan yang lupa apa itu definisi bahagia. Merasa selalu disalah kan dan merasa di lupakan. Terkadang kita tidak sadar bahwa perkataan orang tua dapat membuat anak menjadi patah semangat. Sebuah hal yang harusnya tidak terjadi tapi karna keegoisan dari orang tua yang membuat itu terjadi. Padahal mereka mungkin belum mengerti apa isi dari hati sang anak. Bagaimana cerita selanjutnya? Apakah sang anak bisa menemukan cara agar dia bisa kembali ceria lagi? Dan apakah sang anak bisa menemukan tempat dimana ia dicintai dan disayangi? Ini merupakan cerita anak yang memiliki Keluarga Lengkap tapi seperti tidak memiliki. *** #EventFaza #Petualangankarya2 #PenerbitFaza
All Rights Reserved
#796
temen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA: Menuju Sembuh
  • Cerita Tentang Kita
  • Naura & Lukanya
  • DEAR US (SELESAI)
  • ALEYA~~
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • ATHARA [COMPLETE]
  • Hujan dan Sebuket Dandelion

Mengombinasikan konflik batin, kisah romantika, hingga hubungan kompleks dengan sahabat dan keluarga, ceritera ini ditulis dalam upaya merangkul anak perempuan yang belum sempat mengecap peran Ayah yang biasanya berdampak pada beberapa aspek lain dalam kehidupan. Bisa jadi menimbulkan attachment issue mendalam pada pasangan, trust issue yang membuat pening dan menguras energi sendiri, dan upaya apapun yang diharapkan dapat mengisi kekosongan peran Ayah dalam diri sendiri. Berkaca pada pengalaman sejumlah kawan dekat, semoga ceritera ini dapat dijadikan pembelajaran, perenungan, sekaligus guling yang dapat membuatmu tenang. Itu semua bukan salahmu. ©atmaanila, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines