Cerita Senja [Terbit]

Cerita Senja [Terbit]

  • WpView
    Reads 1,800
  • WpVote
    Votes 417
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 13, 2025
'Bukankah Senja itu hanya sekedar periode waktu antara siang dan malam, ketika matahari berada di bawah cakrawala' Ujar seorang manusia yang hanya berpikir dengan Nalar. Ini bukan hanya sekedar pergantian namun- tentang betapa pentingnya Kata mengalah. Tapi tentang apa arti proses mengalah- .. Senja selalu tau tentang malam dan petang, ia lah yang selalu merangkul 2 jiwa yang berbeda tanpa memikirkan bagaimana nasibnya? -iya itu lah senja yang datang sesaat namun dapat membuat orang terpikat- Egois? Lalu mengapa ia selalu memberikan kesempatan untuk memancarkan keindahan lebih lama kepada yang lain tanpa memikirkan dirinya? Ego apa yang ia punyai? Ego terhadap dirinya sendiri!? Senja selalu tau apa yang harus ia lakukan .. Inilah Cerita Senja by: n rully
All Rights Reserved
#105
afanda5
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Sang Bumi Pengagum Senja
  • Langit Senja [end]
  • Seana or Seano
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Fajar & Senja
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Seindah Senja

Hatinya sangat sedih... Hatinya sangat kacau... Dia sedang terpuruk .... Tidak ada bulan sabit yg melengkung ke atas nya... Tidak ada tatapan yang selalu berbinar di matanya... Tidak ada pelangi di sampingnya... Tidak ada cahaya yang selalu menyinari harinya.... Hanya warna hitam dan abu-abu yang di lihatnya... Harinya penuh dengan kesuraman.... Bulannya sudah pergi.... Awan Hitam sudah mengambil bulannya.... Tidak ada bulan yg menyinari nya saat malam.... Hanya langit hitam yg di lihatnya.... Dan dia di pertemukan dengan sang senja.... Hanya sang senja yang menemaninya.... Hanya sang senja yang menyinari nya saat fajar.... Senjalah yang membentuk bibir nya seperti bulan sabit.... senjalah yang membuat matanya berbinar kembali... Senjalah yang menjadi warna favoritnya.... Hanya senjalah yang membuat hatinya bahagia..... Walaupun senja datang nya hanya sebentar.... Tapi itu yang membuat hatinya tenang..... Hari-harinya sudah kembali membaik..... Dan itu berkat sang senja.... Muncul sekejap.... Indahnya selamanya.... Awal publis : 25/04/2023 By, author ( Lidia Lestari )

More details
WpActionLinkContent Guidelines