Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

  • WpView
    Reads 3,092
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pernikahan Jihan dan Rega bukanlah pilihan, melainkan keputusan tak terelakkan dari mendiang Ayah Rega, Anggara Pratama. Sejak awal, Rega dan keluarganya tidak pernah menganggap Jihan sebagai bagian dari hidup mereka. Baginya, Jihan hanya istri yang terpaksa hadir tanpa kasih sayang dan perhatian yang perlu ia berikan. Rega yang sudah trauma untuk berkomitmen, hanya menjalani kewajiban materi kepada Jihan-meski tak pernah peduli dengan perjuangannya. Saat Jihan mengandung dan melahirkan Jenar, ia harus bertahan meski kekuatan tubuhnya semakin menipis. Rega hanya menyumbang uang untuk kebutuhan rumah tangga, sementara Jihan menjalani hidupnya tanpa dukungan emosional. Kehidupan semakin berat saat kehamilan kembar datang. Tubuhnya yang lelah kerap dipenuhi rasa sakit, pendarahan, dan kram, namun ia terus berjuang tanpa ada yang peduli. Di tengah kesunyian dan penderitaan yang menghimpitnya, akankah Jihan tetap bertahan dalam pernikahan yang rapuh ini, ataukah Rega akhirnya akan membuka mata dan melihat perjuangan besar yang telah dilakukan Jihan demi keluarganya?
All Rights Reserved
#16
nikahpaksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Andai Kau Tau
  • Love Hurts
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Orang Biasa
  • The power of istri sah [ Lengkap🌷]
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]
  • My Husband Is A Cold Man

"Ini uang untukmu, uang ini ku anggap adalah biaya aborsi janin itu dan ku katakan, bayi itu sudah tidak ada dalam perutmu sejak kamu menerima uang ini. "Ucap Rani tegas dan menyodorkan uang sejumlah 50 juta pada tangan Rere. Rere tak langsung menerima, membuat Rani menahan geram dan menebak. Pasti Rere... berubah pikiran dan ingin.... "Baik, saya terima uang ini, dan anak Neja sudah tiada. Bayi ini adalah milik saya sendiri... dan saya tambahkan, agar anda semua merasa aman. Buat saja perjanjian di atas materei, ini adalah bentuk, kalau saya tidak akan macam-macam apalagi ingkar pada janji dan sumpah saya, saya tidak akan menampakkan wajah lagi di depan anda semua dan terakhir, semoga anda semua tidak pernah menyesal dan mengusik saya terutama anak saya di masa depan!" Tak ada yang perlu di mohoni atau tangisi penolakan orang-orang terutama ayah janin dalam perutnya, orang-orang itu tidak suka padanya dan anaknya, maka dia akan lebih-lebih tidak suka pada orang-orang itu. Itu prinsip hidup Rere!

More details
WpActionLinkContent Guidelines