Countless Reasons to Love Ms. Ellingham

Countless Reasons to Love Ms. Ellingham

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
Putri dari Earl Ellingham, Seraphine tidak pernah menganggap dirinya seorang "feminis". Kebetulan saja dia menikmati kebersamaan dan diskusi yang terjadi di 19 Langham Place. Soal kesempatan, impian, kesetaraan, dan hak. Ide-ide seperti itu berada di luar keahliannya sebagai seorang perempuan dalam aristokrasi. Seni lukis, buku, ballet, piano, dan etikat sosial. Dari kecil, dirinya telah mendalami segala keterampilan yang dapat membuatnya menarik perhatian dan hati bujang sesama aristokrat London. Karena sebagai anak perempuan, itulah peran yang dapat dia mainkan setelah melakukan debut sebagai wanita yang sudah dianggap siap untuk menjadi istri. Itu semua berubah ketika Caelum Haydeen-Lee, seorang penyair sekaligus Earl of Nightridge, membuatnya membuka hati dan pikirannya untuk berpikir sebaliknya. Seraphine tidak pernah sangka hidupnya akan berubah berlawanan dengan rencananya, tetapi memangnya hidup seorang perempuan pernah bebas di Central London tahun 1858?
All Rights Reserved
#69
noble
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Enchanting Earl [END]
  • Reinkarnasi Sang Antagonis (TERBIT)
  • The Duchess Wants to Have Children [END]
  • The Temptation of a Scoundrel
  • Silent Rebellion (The Wishper Of Revolution)
  • Tilly's New Diary
  • The Villainess Unexpected Journey
  • Mr. Stranger And Me [Stranger Series Book 3]

Written by DSelviyana *** Miss Gabriella Edgerton, dengan sangat terpaksa menuruti perintah ibunya untuk berlayar ke Inggris demi mencari suami seorang bangsawan. Ayahnya adalah orang kaya baru yang dikucilkan masyarakat New York. Oleh karena itu, ibunya bertekad mencarikan dirinya suami yang bergelar tinggi dan sedang dalam kesulitan keuangan sehingga bersedia menikahinya yang merupakan pewaris dan memiliki maskawin besar. Maximillian Blakely, Earl of Westcliffe, tidak memercayai cinta meskipun orang tuanya selalu menunjukkan binar-binar cinta di hadapannya. Ia juga sangat membenci wanita yang membeli suami bergelar dengan kekayaannya. Pertemuannya dengan Gabriella saat perayaan pertunangan sepupunya entah mengapa mengubah pandangannya. Ketidakpercayaannya pada suatu perasaan yang tak berlogika runtuh ketika ia jatuh hati pada si rambut merah itu. Bahkan prinsipnya yang membenci wanita pewaris hilang dalam sekejap. Keduanya merasakan ketertarikan kuat terhadap satu sama lain. Dan salah satunya tidak menginginkan ketertarikan itu terus terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines