Story cover for SCARLET SPOTLIGHT  by minii_shou
SCARLET SPOTLIGHT
  • WpView
    Reads 1,247
  • WpVote
    Votes 798
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 1,247
  • WpVote
    Votes 798
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Mar 07, 2025
Air berwarna putih susu mengalir pelan, memenuhi bathtub besar di tengah kamar mandi mewah itu. Aroma manis dari cairan itu bercampur dengan sesuatu yang lebih pekat, lebih tajam. Setetes demi setetes, merah menyebar seperti kelopak bunga mawar yang mekar di atas permukaannya.

Di dalamnya, seorang gadis terbaring diam. Rambut panjangnya mengambang, berbaur dengan bayangan samar dirinya di permukaan air. Matanya yang biasanya memancarkan ambisi kini hanya menatap kosong ke langit-langit. Kulit pucatnya terlihat semakin kontras dengan cairan merah yang mengelilinginya-jejak terakhir dari seseorang yang hanya ingin diperhatikan.

Dari kecil, ia percaya bahwa kecantikan adalah segalanya. Bahwa untuk dicintai, seseorang harus sempurna. Ia telah melakukan segala cara agar dunia tetap memandangnya, agar spotlight tak pernah berpaling darinya. Tapi siapa sangka, di balik cahaya gemerlap itu, kegelapan telah lama menunggunya?

Di sudut ruangan, di luar jangkauan cahaya lampu, seseorang berdiri mengamati. Nafasnya berat, tangannya bergetar, matanya menatap hasil dari obsesinya sendiri.

"Aku hanya ingin melindungimu," bisiknya.

Tapi terlambat.

Cahaya yang dulu ia kejar, kini memudar. Spotlight merah telah menyelimuti dunianya.

-
All Rights Reserved
Sign up to add SCARLET SPOTLIGHT to your library and receive updates
or
#613terbaik
Content Guidelines
You may also like
[√] Memorabilia by psychesweety09
21 parts Complete
Kisah singkat ini berisi beberapa cerita pendek yang menghadirkan kenangan-kenangan masa lalu pun masa kecil yang mungkin mulai terlupakan. Kamu bisa membacanya di malam yang dingin dengan ditemani secangkir susu hangat dan cookies sebagai pemanis dan hidangan penutup hari ini. *:..。o○𝓢𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝓜𝓮𝓶𝓫𝓪𝓬𝓪○o。..:* Aku melihatmu yang tengah duduk di bawah langit biru siang itu. Pakaianmu yang berantakan tetap tak mampu menutupi wajah indahmu yang terkena terpaan sinar matahari. Aku menghampirimu, lantas duduk di sebelahmu. Kamu menangis. "Apa yang harus kulakukan?" tanyamu, masih dengan isak tangis yang kian lama kian menyayat hati kecilku. "Bantu aku..." kamu menggenggam tanganku erat. Menatapku dengan lekat. "Aku telah melupakan semua kenangan indah itu. Aku tak lagi bisa mengingatnya." Suaramu tercekat saat mengatakannya. Derai air matamu membasahi tanganku. Aku turut membawamu ke dalam dekapku. Aroma rambutmu yang seperti bunga peonie menyeruak masuk ke penghiduku. Aroma yang kusukai. "Baiklah... aku akan membantumu." Tanganku menyusuri surai legam milikmu yang terasa selembut sutra. "Aku akan membantumu mengingat semua kenangan indah itu... Memorabilia." [Cerita ini hadir untuk memenuhi UNBK yang diselenggarakan WGA sebagai syarat kelulusan menjadi alumnus] 𝘔𝘺 𝘧𝘢𝘷𝘰𝘳𝘪𝘵𝘦 𝘤𝘩𝘢𝘱𝘵𝘦𝘳 - 𝘌𝘷𝘢𝘯𝘦𝘴𝘤𝘦𝘯𝘵 - 𝘒𝘢𝘵𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘧𝘦 - 𝘉𝘭𝘢𝘤𝘬 𝘙𝘰𝘴𝘦
You may also like
Slide 1 of 8
Get in the Dark  | DROPPED  cover
FRAGMENT (From ALTERITY) cover
Taring Kecil  [ Mewgulf ] END - TERBIT✓ cover
[√] Memorabilia cover
The Price Of Obsession cover
Menjaga Monster cover
Elio's Obsession [END] cover
Putus Or Mampus? [Segera Terbit] cover

Get in the Dark | DROPPED

9 parts Ongoing Mature

Kupikir dengan diamku, semuanya 'kan berakhir. Tapi tidak, mereka makin menjadi-jadi memperlakukanku seperti mainan--menindasku. Aku menunggu, menunggu hari kelulusan di mana perpisahan akan membawa kebebasan bagiku, lamun kelamaan luka yang ditorehkan membusuk, rasa benci dalam hatiku mengakar. Aku ingin membalas, tapi takdir tidak berpihak. Kehidupanku malah berakhir, kenapa mereka begitu kejam? Asaku hancur, dan siap dilempar ke Gehenna, tempat bagi jiwa-jiwa tak berharga. Aku menerima kelam ini. Tapi entah mengapa, aku tidak sampai ke sana. Sebab, ketika membuka mata, hal mengejutkan menyambutku. Aku terbangun dalam kisah yang kutulis, bukan sebagai tokoh utama bukan juga penjahat. Aku merasuki raga seorang putri raja yang tak pernah kulahirkan hingga akhir kisah. Kesempatan kedua bagiku? Atau permainan takdir yang lebih kejam? Aku mendamba damai tapi dalam dunia yang terlahir dari air mata, akankah aku meraih damai? *** "Kau berbeda. Kenapa tidak mati saja, Adik?" First Story Editorial Main genre's: Slice of Life ©2025 ©aylnesie_ Start: 22/03/25