KETURUNAN ANGGORO (New Version)

KETURUNAN ANGGORO (New Version)

  • WpView
    Reads 3,894
  • WpVote
    Votes 696
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 9, 2025
Takdir seseorang tidak akan pernah ada yang tahu, mereka bisa berada diatas langit tertinggi dan jatuh ke jurang terdalam dibumi begitu saja. Mereka bisa merubah takdirnya begitu saja jika memang ada keinginan. Benang merah yang telah lama kusut dan runyam tetap akan menemukan ujungnya walau dibelahan bumi lain, mereka akan tetap menemukan jalannya untuk menyelesaikan masalah dimasa lampau walau mereka menepis dan menghindari takdir tersebut. Aib aib yang tertutup rapat terbuka dengan sendirinya. Sudah menjadi garisan turun menurun untuk mereka yang gila akan dunia, meneruskan sebuah ritual dan bentuk pengabdian pada sang penguasa Angkoro, raja dari para iblis. Namun, siapa sangka bahwa ternyata sang penerus tunggal tidak sanggup akan hal itu dan malah menyiksa jiwa dan raganya? Ego dari manusia yang tak punya hati dan hanya memikirkan dunia masih terus memaksa jiwa dari seorang gadis yang sudah begitu ringkih dan tak mampu melanjutkannya lagi. Namun, sang Angkoro tak akan membiarkan pengabdian keluarga tersebut berakhir begitu saja diketurunan yang tak bisa memberikannya apa pun. Iblis itu, membawa kembali sang pewaris asli yang telah lama hilang. Darah penerus yang tak dianggap akan tetap mengalir deras ditubuhnya walau banyak orang yang menepisnya. Walau mereka memisahkannya dengan jarak dan waktu ia akan tetap kembali untuk semua itu, meneruskan apa yang sudah diturunkan padanya, dan mengambil kembali tahtanya yang telah lama hilang. Sumpah darah dan janji setiap mengabdi pada sang iblis tak akan pernah terputus sampai kapan pun. Tak lebih dari tipu dayanya yang mampu meluluh lantahkan iman manusia yang tak seberapa, mereka yang bersujud dan memohon bantuan pada makhluk ciptaan tuhan dan melupakan penciptaannya sendiri. Sejatinya mereka tak kan pernah hidup dalam ketenangan dan kebahagian atas dosa dosa yang mereka buat hanya demi dunia dan melawan takdir sang Maha Kuasa.
All Rights Reserved
#99
dramakeluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crystal!
  • Harta, Tahta, atau Nyawa?
  • AIR MATA IBLIS : untold story of Kanaya
  • Again To Love In Another Life [END]
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Sudden Death Mystery
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • MY GOLDEN BLOOD
Crystal!

Pemandangan yang sangat mencengangkan seekor mahluk suci kuno balderos perwujudan dari kehendak iblis!... Auman memecah awan yang gelap tanpa sinar rembulan tangisan warga sekitar menghantui telinga!. Lima ksatria yang di juluki sebagai pedang dewi berdiri dengan tubuh penuh luka! empat di antara mereka hanya tersisa satu yang sanggup berdiri!. ksatria itu berdiri menatap tajam ke balderos dengan crystal merah di tangan kirinya. "kurasa sekarang lah! waktu yang tepat!." bisik ksatria itu tersenyum tipis. Keempat rekannya yang tersungkur di tanah hanya bisa menatapnya. Ksatria Biru mengepalkan tangan, darah mengalir dari pelipisnya. "Kau... selalu bertindak sendirian..." gumamnya lirih, matanya bergetar menahan tangis. Ksatria Putih memejamkan mata, air mata jatuh perlahan. "Jangan buat kami kehilanganmu juga..." Ksatria Hitam mencoba bangkit, tapi lututnya roboh. Ia hanya bisa menggeram frustrasi. Ksatria Hijau yang biasanya penuh canda menunduk tanpa kata. Untuk pertama kalinya... ia benar-benar diam. Ksatria Merah tersenyum pada mereka-bukan senyum kemenangan, tapi senyum perpisahan. "Sampai bertemu lagi," katanya, dan melangkah ke dalam kegelapan. keempat ksatria dengan rasa sedih dan merasa bangga dengan keberanian memberikan hormat untuk terakhir --- beberapa tahun berlalu dengan cepat balderos menghilang entah kemana begitu dengan ksatria merah itu!.. para penduduk yang selamat dari amukan iblis itu membuat sebuah patung ksatria merah dengan zirah api membakar? bahkan ada beberapa orang yang menyembah patung selayaknya seorang dewa!.. namun apakah balderos benar-benar sudah mati? atau ia masih hidup dan bersembunyi!...

More details
WpActionLinkContent Guidelines