KETURUNAN ANGGORO (New Version)

KETURUNAN ANGGORO (New Version)

  • WpView
    Reads 4,022
  • WpVote
    Votes 696
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 9, 2025
Takdir seseorang tidak akan pernah ada yang tahu, mereka bisa berada diatas langit tertinggi dan jatuh ke jurang terdalam dibumi begitu saja. Mereka bisa merubah takdirnya begitu saja jika memang ada keinginan. Benang merah yang telah lama kusut dan runyam tetap akan menemukan ujungnya walau dibelahan bumi lain, mereka akan tetap menemukan jalannya untuk menyelesaikan masalah dimasa lampau walau mereka menepis dan menghindari takdir tersebut. Aib aib yang tertutup rapat terbuka dengan sendirinya. Sudah menjadi garisan turun menurun untuk mereka yang gila akan dunia, meneruskan sebuah ritual dan bentuk pengabdian pada sang penguasa Angkoro, raja dari para iblis. Namun, siapa sangka bahwa ternyata sang penerus tunggal tidak sanggup akan hal itu dan malah menyiksa jiwa dan raganya? Ego dari manusia yang tak punya hati dan hanya memikirkan dunia masih terus memaksa jiwa dari seorang gadis yang sudah begitu ringkih dan tak mampu melanjutkannya lagi. Namun, sang Angkoro tak akan membiarkan pengabdian keluarga tersebut berakhir begitu saja diketurunan yang tak bisa memberikannya apa pun. Iblis itu, membawa kembali sang pewaris asli yang telah lama hilang. Darah penerus yang tak dianggap akan tetap mengalir deras ditubuhnya walau banyak orang yang menepisnya. Walau mereka memisahkannya dengan jarak dan waktu ia akan tetap kembali untuk semua itu, meneruskan apa yang sudah diturunkan padanya, dan mengambil kembali tahtanya yang telah lama hilang. Sumpah darah dan janji setiap mengabdi pada sang iblis tak akan pernah terputus sampai kapan pun. Tak lebih dari tipu dayanya yang mampu meluluh lantahkan iman manusia yang tak seberapa, mereka yang bersujud dan memohon bantuan pada makhluk ciptaan tuhan dan melupakan penciptaannya sendiri. Sejatinya mereka tak kan pernah hidup dalam ketenangan dan kebahagian atas dosa dosa yang mereka buat hanya demi dunia dan melawan takdir sang Maha Kuasa.
All Rights Reserved
#339
santet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Again To Love In Another Life [END]
  • SILUMAN PENYERAP USIA: DAAYAN
  • Harta, Tahta, atau Nyawa?
  • Bond Of Revenge
  • AIR MATA IBLIS : untold story of Kanaya
  • Sudden Death Mystery
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Anggrek api dan Mata ketiga
  • MY GOLDEN BLOOD
  • Mantra Coffee : Desa Penyembah Iblis

Zhu Yan, siluman besar Dahuang rela melepas segala kekuatan ribuan tahunnya hanya untuk orang terkasihnya Zhou Yichen, namun siapa sangka semua usaha yang ia lakukan sia-sia. Disatu sisi tanpa ia sadari Zhou Yichen juga rela melepaskan segala yang ia miliki agar dapat membuat Zhu Yan tetap hidup. Nyatanya pedang Yunguang yang konon katanya hanya dapat digunakan oleh keturunan BingYi kini dapat digunakan oleh Zhu Yan dengan sisa kesadaran YinLong dari tulang naga yang ia berikan pada Zhou Yichen serta darah BingYi yang mengalir didalamnya bersatu. Karena awalnya pedang tersebut memang dibuat oleh Yinlong untuk orang yang ia suka, BingYi. Siapa sangka Zhou Yichen akan membayar kembali semuanya untuk Zhu Yan. Zhu Yan merasa bagai terkhianati oleh takdir yang telah ia yakini selama ini, segala upaya untuk menebus dosanya justru membawa orang terkasihnya berkorban demi ia yang tak seberapa bagi dunia manusia. Takdir yang terulang kembali namun dengan kisah yang berbalik, Zhu Yan menemukan sisa-sisa kesadaran Zhou Yichen pada pedang tersebut. Ia menaruh setitik harapan untuk menyatukan kesadaran zhou Yichen dengan petunjuk yang ia peroleh yaitu, "Menunggu jiwanya bereinkarnasi", selama itu pula Zhu Yan menunggu di Balai Pembasmi Siluman hingga peradaban mulai berubah , dunia mulai berganti era serta siluman dan manusia yang kini dapat berbaur dalam kehidupan yang sama, dunia yang sama, tidak terkekang oleh aturan. Zhu Yan akhirnya menemukan dia yang telah dicarinya, namun pada sosok manusia. Akankah mereka dapat mengubah takdir mereka dengan akhir yang lebih baik? -Zhu Yan X Zhou Yichen-

More details
WpActionLinkContent Guidelines