Diantara Medan Perang Dan Doa

Diantara Medan Perang Dan Doa

  • WpView
    LECTURES 144
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 25, 2025
Di Antara Medan Perang dan Doa mengisahkan Letnan Kolonel Arka Wiratama, seorang TNI Angkatan Darat yang terbiasa menghadapi peluru dan ledakan, tetapi justru takluk pada ketenangan seorang wanita-Aurelia Khairunnisa, seorang hafizah Al-Qur'an yang memiliki kecantikan yang bukan hanya terpancar dari wajahnya, tetapi juga dari hatinya yang suci. Arka tahu dunianya penuh bahaya. Setiap misi bisa menjadi misi yang terakhir. Namun, dalam setiap desingan peluru dan detik-detik menantang maut, suara lembut Aurel yang melantunkan ayat suci al-quran selalu terngiang di kepalanya yang membuat dirinya bertanya-tanya, mungkinkah seorang tentara yang bergelimang darah bisa memiliki tempat di hati seorang wanita yang hidup dalam damai dan doa? Ketika takdir mempertemukan mereka dalam keadaan yang tak terduga, Arka sadar, ada medan pertempuran yang lebih sulit dari perang-yaitu memperjuangkan hatinya untuk bisa diterima oleh Aurel. Namun, sanggupkah Aurel mencintai seorang pria yang setiap saat bisa pergi tanpa janji untuk kembali? Di antara medan perang yang penuh bahaya dan doa-doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, kisah mereka dimulai... dan mungkin, juga diuji.
Tous Droits Réservés
#371
tniad
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pahala Surgaku✓
  • Cinta Dalam Rohis
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Dhazella, My Soul's Healer
  • Bersama dalam Takdir-Nya (Tamat)
  • Insyaa Allah...
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Dia dan Doa

"Aku akan meminta sekali kepada Allah supaya jannah menyatukan kita, lagi." Khairul Khan. Lelaki yang populer karena terkenal dengan berbagai macam prestasi buruk itu mustahil tidak ada yang kenal dengan dirinya seintro sekolah.Tingkah ajaibnya yang selalu buat guru-guru pusing hingga darah tinggi pun berhasil dimunculkan oleh ulah aneh cowok tersebut. Suka sekali membuat keributan akan tetapi cowok itu sama sekali tidak suka jika seseorang mengusik ketenangannya. Terdengar aneh bukan? Abidadari Al-Arsy Auliya. Perempuan kalem nan lembut. Pindahan pesantren dan seorang hafidzah sekaligus Ning. Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Khairul itu. Namun apa jadinya jika kedua makhluk itu Allah satukan dengan ikatan perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tuanya? "Abi, kenapa aku harus nikah sama orang itu? Gimana aku bisa yakin bahwa jalan surgaku ada padanya sedangkan sikapnya aja kayak gitu?" "Karena dia jodoh terbaik dari-Nya. Percaya sama Abi. Supaya yakin jika jalan surgamu ada padanya, maka taatlah kepadanya selagi tidak membuat kamu bermaksiat kepada Allah." Hingga satu fakta membuat Abida tercengang seketika. Khair, cowok yang selalu kita bicarakan karena keonarannya itu ternyata sama seperti Abida. Pasalnya cowok itu.... BAGAIMANA CERITANYA TERNYATA COWOK ITU SEORANG HAFIDZH JUGA SEORANG GUS YANG SIKAPNYA SANGAT BERBEDA DARI YANG LAIN?! "Kenapa? Habibati kaget? Sini, Sayang... Ambil mushafnya. Kita murojaah sama-sama. Bacaanmu tadi ada yang salah." Sikap cowok itu benar-benar berhasil membuat Abida tak pernah melisankan satu kata pun. Cowok itu benar-benar berbeda. Selain menyukai ubi Cilembu, Khair pun suka memuji, nyeleneh, mencibir, tersenyum sinis, dan seenaknya. Berawal antara kota Tarim dan Aleksandria yang membuat kisah mereka ada. Tak ada satu pun di antara mereka menyadari bahwa mereka pun pernah bertemu di tanah suci, Baitullah. "Pantesan dipanggil Bidadari." "Wajahmu adem." "Kamu, wangi." "Saya udah pesen, kamu tinggal bayar."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu